HOME » BERITA » SOAL RESPON MASALAH PCX LAMBAN, INI SARAN DARI HONDA

Soal Respon Masalah PCX Lamban, Ini Saran dari Honda

Sabtu, 13 April 2019 15:00 Editor : Dini Arining Tyas
Honda PCX (change.org)

OTOSIA.COM - Meskipun muncul petisi untuk menarik kembali Honda PCX atas tiga keluhan, PT Astra Honda Motor (AHM) menyatakan tidak akan me-recall atau menarik kembali Honda PCX.

Petisi 'Recall Honda PCX Lokal' dibuat oleh pria asal Surabaya, Andreas Priyanto di situs change.org yang hingga siang ini telah ditandatangani lebih dari 1.300 orang.

Selain meradang karena direpotkan dengan gejala gredek di rpm rendah, tarikan gas berat dan kasar di rpm rendah, serta motor mati mendadak, Andreas juga kesal atas respon yang lambat dari Honda atas masalah pada PCX-nya, meskipun motor terasa gredek sudah terselesaikan.

Respon yang dinilai lamban oleh konsumen menurut AHM salah satunya karena pemilik motor tidak segera melakukan proses klaim dan perbaikan di bengkel AHASS, melainkan lebih banyak menyampaikannya di dunia maya. 

General Manager Corporate Communucation AHM, Ahmad Muhibuddin mengimbau agar setiap permasalahan yang menyangkut sepeda motor Honda, konsumen tidak langsung mengumbar uneg-unegnya ke sosial media. Melainkan lebih dulu mendatangi bengkel AHASS  atau menghubungi Honda Astra Care agar diagnosa masalah dan penanganannya menjadi lebih cepat.

"Kami menyarankan setiap konsumen untuk langsung menyampaikan keluhannya ke contact center Honda maupun langsung datang ke AHASS agar mendapat penanganan yang lebih efektif," imbuh Ahmad Muhibuddin

Meski PCX Andreas sudah ditangani, sejauh ini pihak AHM belum meminta Andreas untuk menghapus petisi yang ia buat di situs change.org.

"Terkait petisi, hal tersebut merupakan hak setiap orang untuk menyampaikan pendapatnya. Kami tetap akan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi semua konsumen Honda jika mengalami kendala dengan sepeda motornya agar dapat nyaman digunakan kembali," papar Ahmad Muhibuddin.

Sebelumnya dalam petisi tersebut Andreas Priyanto bercerita, pada Sabtu lalu (6/4/2019) sekitar malam hari pukul 20.00 WIB, PCX miliknya tiba-tiba mati.  Kunci kontak (knop) tidak bisa diputar ke posisi ON dari posisi OFF dan indikator lampu tidak menyala padahal indikator diremot berwarna hijau. 

Selanjutnya Andreas mencoba menekan tombol alarm dan tombol answer-back secara bergiliran. Namun buzzer berbunyi pelan. Padahal dalam keadaan normal mengeluarkan bunyi keras.

"Motor ini saya gunakan dari rumah untuk membeli nasi padang di dekat perumahan. Motor saya matikan dengan cara memutar knop di posisi OFF dan saya tinggal sekitar 5-10 menit sambil menunggu pesanan saya selesai. Pada saat hendak kembali ke rumah, saya memutar knop kearah ON namun tidak bisa. Letak smart keyy ada di kantong celana saya," kata Andreas.

Reporter : Nazarudin Ray

(kpl/nzr/tys)

BERI KOMENTAR