HOME » BERITA » SOLUSI MUDAH ATASI AIR YANG MASUK KE KNALPOT MOBIL

Solusi Mudah Atasi Air yang Masuk ke Knalpot Mobil

Saat terpaksa menerobos jalanan yang tergenang air saat mengendarai mobil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Seperti bagian kelistrikan yang bisa saja korslet jika air masuk ke bagian mobil.

Sabtu, 16 Maret 2019 20:45 Editor : Dini Arining Tyas
ilustrasi (carlist.my)

OTOSIA.COM - Di beberapa kota di Indonesia, banjir sudah menjadi langganan saat musim hujan, seperti di Jakarta. Jika sudah banjir, jelas akan merepotkan siapapun.

Apalagi banjir juga tak jarang menggenangi jalan raya. Sbelum memutuskan menerjang genangan air itu, ada baiknya untuk memikirkan dampaknya untuk kendaraan.

Air yang masuk ke knalpot mobil, contohnya. Memang, air tak akan masuk ke dalam mesin. Tapi tetap bisa mengganggu kinerja mesin, tetapi tak merusaknya secara langsung.

Yang harus lebih diperhatikan adalah sistem kelistrikan pada mobil. Menurut laman resmi Nissan Indonesia, air yang masuk justru akan menumpuk pada catalyc converter yang berfungsi menyaring gas buang.

Air yang menumpuk ini akan menyulitkan saat mesin dinyalakan. Tapi seiring pemakaian, air pada bagian tersebut akan berubah menjadi uap.

Sistem kelistrikan mobil dan mesin bisa terancam jika ada air yang berhasil masuk. Sistem kelistrikan mobil yang biasa disebut dengan electronic control unit (ECU) biasanya berada di dua okasi, yakni kabin dan ruang mesin.

Saat akan menerjang banjir, pastikan bahwa posisi ECU lebih tinggi ketimbang permukaan air. Dengan begitu risiko terjadinya korsleting akibat komponen listrik yang terkena air bisa dihindari.

Jangan lupa juga untuk memperhatikan kelistrikan lainnya seperti alternator, soket, sekring, injektor, kabel, serta relay. Biasanya, komponen-komponen tersebut sudah dilengkapi dengan pelindung agar terhingar dari air. Tapi ada baiknya untuk tak sembarangan memperlakukan mobil, jika tak ingin keluar biaya banyak.

Jika mobil terpaksa menerjang banjir, setelahnya pastikan untuk mengganti saringan udara. Sebab, jika komponen ini tak berjalan dengan baik, bisa berdampak secara langsung pada mesin.

Kopling juga jadi komponen yang tak boleh dilewatkan. Banjir bisa membuat kopling terasa berat, karena bisa saja ada tumpukan karat yang menghambat pergerakannya.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR