HOME » BERITA » SOPIR BUS KELAK PUNYA KAMAR AC DI TERMINAL

Sopir Bus Kelak Punya Kamar AC di Terminal

Sopir-sopir bus kelak akan punya fasilitas kamar atau tempat tidur di terminal. Hal ini sudah jadi syarat yang akan diusung dan meluas di setiap tempat di Indonesia.

Sabtu, 22 September 2018 13:45 Editor : Ahmad Muzaki
Foto Ilustrasi by Nazarudin Ray

OTOSIA.COM - Sopir-sopir bus kelak akan punya fasilitas kamar atau tempat tidur di terminal. Hal ini sudah jadi syarat yang akan diusung dan meluas di setiap tempat di Indonesia.

Bukan hanya sekadar tempat tidur, kamar yang disediakan tersebut juga disyaratkan untuk disertai fasilitas penyejuk ruangan alias AC. Penekanan ini pun disampaikan oleh Budi Setiyadi, Direktorat Jenderal perhubungan darat Kementerian Perhubungan RI. Bahkan langkah ini merupakan bagian dari sejumlah perbaikan lebih jauh atas segala keluhan di terminal.

"Pokoknya semua terminal kami siapkan area peristirahatan. Pokoknya kami akan menyiapkan tempat peristirahatan yang layak bagi supir. Bahkan kami akan pisahkan angkutan B3 dan non-B3. Ini uji cobanya akan berlaku di rest area daerah Tangerang," kata dia di sela-sela diskusi komunitas bertema 'Indonesia: Road to Safety" di Jakarta kemarin (21/9).

Selain menyinggung sedikit soal kenyamanan dan keselamatan lingkungan terkait pemisahan truk limbah, ia juga membeberkan salah satu alasan soal pentingnya ketersediaan tempat istirahat bagi sopir.

"Keluhannya sama di mana-mana, barang saya hilang ditinggal sama sopir. Masalahnya sama, di Indonesia banyak yang ingin memiliki tempat istirahat khusus untuk supir," kata dia.

Mengenai bentuk tempat istirahat khusus sopir tersebut, ia mengaku belum bisa menjabarkan lebih jauh. Namun jika perbandingannya Terminal Pulogebang, maka itu akan disebut "mewah".

"Pulogebang mungkin terlalu mewah ya. Pokoknya tempat ini punya AC, sejuk, bisa jadi tempat sopir beristirahat, bobo-nya nyaman. Pokoknya pas bangun bisa fresh lagi. Saya dapat informasi, yang di Terminal Pondok Cabe, itu kan masih sementara ya. Semua supir tidur di luar, pagi-pagi enggak bisa jalan. Pada bengab semua matanya," kata dia.

Soal kapan hal ini diwujudkan, dia hanya mengatakan kalau proses akan bertahap dan masih butuh waktu.

"Semua terminal, persyaratannya sama. Semua terminal kami syaratkan punya tempat istirahat buat sopir. Target? Waduh, sekarang aja teminal masih jelek."

Ketersediaan tempat istirahat ini tidak terlepas dari fakta bahwa sopir punya peran penting dalam keselamatan berlalu lintas.

"Pilot saya setelah mendarat dapat fasilitas bintang lima, masak sopir bus tidak, ya walaupun tidak semewah pilot. Pokoknya akan kita siapkan termpat istirahat yang nyaman buat mereka, ini salah satu hal untuk menekan tingkat kecelakaan yang diakibatkan oleh bus," tutup Budi.

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR