HOME » BERITA » SOPIR TRUK WAJIB PAKAI CELANA PANJANG DAN T-SHIRT DI INDIA, ATAU DIPENJARA TIGA BULAN

Sopir Truk Wajib Pakai Celana Panjang dan T-Shirt di India, atau Dipenjara Tiga Bulan

Para sopir dan kernet truk di India harus memakai baju yang sesuai aturan, jika tak ingin didenda dan dipenjara. Mereka tak boleh memakai lungi dan rompi, tapi harus memakai celana panjang, t-shirt, dan sepatu serta kaos kaki.

Rabu, 11 September 2019 08:15 Editor : Dini Arining Tyas
Sopir Truk Wajib Pakai Celana Panjang dan T-Shirt di India, atau Dipenjara Tiga Bulan
Sopir truk di India (Rushlane)

OTOSIA.COM - Sopir dan kernet kendaraan komersial, seperti truk harus memakai celana panjang, t-shirt atau kemeja, dan sepatu serta kaos kaki ketika bekerja. Jika mereka melanggar, ada hukuman denda dan kurungan penjara.

Melansir Rushlane, aturan tersebut termasuk dalam new Motor Vehicle ACT 2019. Para pelanggar akan didenda sebesar INR 2.000 atau sekitar Rp 390 ribuan (Kurs INR 1 = Rp 195) dan penjara minimal 3 bulan, untuk pelanggaran pertama.

Sementara itu, jika orang yang sama melanggar lagi maka dendanya akan lebih besar. Pelanggaran kedua akan dikenai denda sebesar INR 4.000 atau Rp 780ribuan dan penjara minimal 3 bulan.

1 dari 1 Halaman

Sudah Ada Sejak 1939

Sopir Truk Wajib Pakai Celana Panjang dan T-Shirt di India, atau Dipenjara Tiga BulanSudah Ada Sejak 1939

Aturan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1939, lalu amandemennya pada 1989 dengan tambahan denda sebesar INR 500. Pada tahun ini denda pun naik menjadi INR 2.000.

Biasanya, para sopir dan kernet truk lebih memilih memakai lungi (sarung di India) dan rompi. Paduan baju itu adalah dresscode andalan para sopir dan kernet di India.

Sebab mereka harus bekerja dalam waktu yang lama, sedangkan cuaca tak mendukung karena terlalu panas. Sehingga dresscode itu dianggap nyaman. 

Aturan baru itu sudah diterapkan sejak 1 September 2019. Selain sopir dan kernek truk, sopir kendaraan milik pemerintah pun harus mengikuti aturan ini.

BERI KOMENTAR