HOME » BERITA » SPBU SALAH ISI JENIS BBM, PULUHAN MOBIL JADI MOGOK

SPBU Salah Isi Jenis BBM, Puluhan Mobil Jadi Mogok

Akibat bensin pada dispenser bahan bakar di SPBU terkontaminasi solar, puluhan mobil bensin dilaporkan mogok.

Selasa, 11 Februari 2020 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
SPBU Salah Isi Jenis BBM, Puluhan Mobil Jadi Mogok
Ilustrasi pengisian bahan bakar (The Drive)

OTOSIA.COM - Menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin memang bisa membuat mobil mogok. Mobil bensin tak bisa menggunakan bahan bakar untuk mesin diesel, dan sebaliknya.

Hal itu lantaran keduanya menggunakan proses pembakaran yang berbeda. Mesin diesel menggunakan rasio kompresi tinggi. Sedangkan mesin bensin beroperasi pada rasio kompresi yang lebih rendah dan perlu busi untuk menyalakan setiap silinder.

Seperti yang dialami puluhan mobil di Colorado, Amerika Serikat. Melansir The Drive, puluhan mobil yang dilaporkan mogok itu disebabkan pengisian jenis bahan bakar yang salah. Masalah itu dialami oleh orang-orang yang mengisi bahan bakar di Circle K di Boulder atau King Soopers di Brighton.

1 dari 2 Halaman

Pompa gas di kedua stasiun itu diketahui terkontaminasi dengan solar dalam jumlah banyak atau bahkan memang solar. Circle K dilaporkan menyalahkan kualitas bahan bakar yang buruk, sedangkan King Soopers menyalahkan vendor luar untuk tangki gas.

"Saya mengisi bensin, dan tiga blok kemudian mobil saya mogok. Ini mobil yang sangat bagus dan baru saya tuned up," kata pemilik Subaru Forester, Dani Alexander, yang mengisi bensin di Boulder Circle K.

Lalu dia meminta bantuan truk derek. Rupanya si sopir truk mengatakan bahwa Alexander adalah orang kedua yang mengalami hal tersebut pada Rabu sore, pekan lalu.

2 dari 2 Halaman

Alexander berusaha mendapatkan kompensasi dengan komplain kepada Circle K. Pihak Circle K pun akhirnya meneruskan masalah ini ke Travellers Insurance dan sepakat memberikan biaya perbaikan senilai USD 1.100, biaya derek, dan mengembalikan biaya bensin.

"Mereka mengakui itu adalah kesalahan mereka. Bahwa mereka mengisi bansin yang buruk dengan kandungan diesel di dalamnya," tambah Alexander.

BERI KOMENTAR