HOME » BERITA » STANDAR MOTOR SAMPING VS TENGAH, KAMU TIM YANG MANA?

Standar Motor Samping vs Tengah, Kamu Tim yang Mana?

Sepeda motor memiliki dua standar, tengah dan samping. Kedua macam standar sepeda motor itu memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda.

Jum'at, 01 Maret 2019 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi standar motor (MobilKomersial)

OTOSIA.COM - Hampir semua sepeda motor memiliki dua macam standar (penyangga) saat diparkir, samping dan tengah. Tapi taukah kamu, keduanya memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda?

Saat akan menggunakan standar ini, ada baiknya untuk mengetahui kondisi tempat di mana sepeda motor akan diparkir. Jadi, Otolovers bisa menggunakan standar itu dengan tepat.

Misalkan, jika permukaan lantai menanjak atau menurun, sebaiknya menggunakan standar tengah. Supaya seepda motor tidak bergeser. Selain itu, menurut laman Federal Oil, sepeda motor juga akan lebih stabil ketika diparkir dan tidak terlalu memakan ruang.

Apalagi kalau Otolovers suka nongkrong di atas sepeda motor yang sedang diparkir. Standar tengah wajib dipakai. Selain lebih kokoh, pakai standar tengah bisa memperpanjang umur ban dan shockbreaker. Sebab, kalau Otolovers pakai standar samping, beban motor akan ditanggung oleh ban dan shockbreaker sebelah kiri saja.

Standar tengah juga ternyata bisa membut oli mesin jadi merata. Berbeda dengan standar samping, karena posisi motor miring maka oli bisa saja terkumpul di sebelah kiri mesin. Belum lagi jika parkirnya lama, hal itu bisa menyebabkan mesin sebelah kanan kurang terlumasi dengan baik.

Tapi kedua standar ini bisa dipakai secara bersamaan. Yakni saat mencuci motor. Setelah distandar tengah, lalu pakai standar samping. Kemudian miringkan motor ke kiri hingga standar samping menyentuh permukaan. Posisi itu disebut bisa mempermudah mencuci bagian bawah motor. Selain itu sisa air cucian yang terjebak dalam bodi akan mudah keluar.

Nah Otolovers, kamu tim standar tengah atau samping nih biasanya?

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR