HOME » BERITA » START DARI POSISI TAK DIUNTUNGKAN DI ASSEN, PEMBALAP TIM INDONESIA MOTO2 BERHARAP BISA BIKIN KEJUTAN

Start Dari Posisi Tak Diuntungkan di Assen, Pembalap Tim Indonesia Moto2 Berharap Bisa Bikin Kejutan

Fabio Di Giannantonio harus start dari posisi 15 dan Nicolò Bulega di posisi 26.

Minggu, 27 Juni 2021 11:15 Editor : Nurrohman Sidiq
Start Dari Posisi Tak Diuntungkan di Assen, Pembalap Tim Indonesia Moto2 Berharap Bisa Bikin Kejutan
Pembalap Federal Oil Gresini Moto2, Fabio Di Giannantonio (FOGM)

OTOSIA.COM - Pembalap Federal Oil Gresini Moto2 berharap bisa diuntungkan ketika mulai start di balapan Moto2 Belanda 2021 yang digelar Minggu ini (27/6). Dari hasil kualifikasi yang digelar hari Sabtu, (26/6), Fabio Di Giannantonio harus start dari posisi 15 dan Nicol Bulega di posisi 26.

"Tidak seberuntung ketika latihan pagi kami yang jauh lebih cepat. Saya menyukai set-up terbaru dan berpikir kami akan melakukan jauh lebih baik dari ini di kualifikasi. Segalanya tidak berjalan sesuai keinginan kami, jadi harus bekerja keras karena suhu diperkirakan akan setinggi hari ini," tuturFabio Di Giannantonio.

1 dari 2 Halaman

Hadapi karakter sirkuit Assen tim Federal Oil Gresini Moto2 membawa setelan baru yang harapannya mampu menorehkan hasil memuaskan hingga akhir kualifikasi. Selain itu, kedua pembalap setidaknya bisa menyempurnakan di sesi Warming-Up pagi hari jelang balapan.

Melihat hasil latihan bebas saat kondisi hujan (FP3), Bulega bisa tampil apik mengendalikan mesin Triumph bersasis Kalex tunggangannya, sehingga memperoleh catatan tercepat ketiga.

2 dari 2 Halaman

"Hasil waktu lap ini kami akan finis jauh lebih tinggi jika kami berhasil masuk ke Q2, jadi saya tidak terlalu khawatir dengan kecepatan balapan kami. Tentunya posisi grid tidak akan membuat segalanya mudah, tetapi kami harus mengincar 15 besar. Kami membuat set-up baru yang tidak berdampak seperti yang kami inginkan di Q1, tetapi semua catatan waktu sangat rapat,? ujarNicol Bulega.

Sirkuit Assen yang memiliki panjang 4.542 meter menjadi tantangan tersendiri bagi Di Giannantonio dan Bulega, karena karakternya berbeda dari sirkuit lainnya. Ada 18 tikungan yang harus diselesaikan setiap putaran, 6 ke kiri dan 12 ke kanan.

BERI KOMENTAR