HOME » BERITA » STRES WFH KARENA ADA VIRUS CORONA, MENGENDARAI SEPEDA MOTOR BISA JADI SOLUSI

Stres WFH Karena Ada Virus Corona, Mengendarai Sepeda Motor Bisa Jadi Solusi

Mungkin mengendarai motor keliling perkotaan bisa jadi solusi dari stres karena WFH

Minggu, 22 Maret 2020 13:15 Editor : Ahmad Muzaki
Stres WFH Karena Ada Virus Corona, Mengendarai Sepeda Motor Bisa Jadi Solusi
Mengendarai sepeda motor (visordown.com)

OTOSIA.COM - Orang yang terinfeksi virus corona di Indonesia memang terus bertambah. Pemerintah pun berlakukan aturan social distancing untuk tekan penyebaran Covid-19 ini.

Selain itu, hastag #dirumahaja juga terus digaungkan. Bahkan banyak kantor yang izinkan karyawannya untuk kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Namun jelas, banyak yang mengeluh dan stres karena bosen di rumah terus, tak bisa jalan-jalan atau hanya sekadar ngopi di kedai langganan.

1 dari 3 Halaman

Solusi dari Stres

Mungkin mengendarai motor keliling perkotaan bisa jadi solusi dari stres karena WFH. Hal ini bukan omong kosong lho Otolovers, pasalnya sudah ada penelitian yang telah dilakukan.

Sebuah penelitian dari Semel Institute for Neuroscience and Human Behavior dari Universitas California yang dilansir Visordown.com, membuktikan bahwa berkendara sangat baik untuk kesehatan mental dan fisik, termasuk juga penurunan kadar kortisol, penanda hormon stres.

2 dari 3 Halaman

Amankah Mengendarai Motor Saat Ada Virus Corona?

Pertanyaan yang timbul selanjutnya adalah amankah berkendara saat ada virus corona?

Sebenarnya aman kok Otolovers. Dilansir juga dari Visordown.com, bepergian dengan mobil atau motor sendirian semata-mata untuk kesenangan dirasa tak masalah. Namun dengan beberapa catatan, salah satunya hindari interaksi langsung dengan pemotor lain.

Jangan lupa juga untuk pakai perlengkapan berkendara lengkap, seperti helm, sarung tangan, sepatu, jaket, dan buff atau masker.

3 dari 3 Halaman

Setelah selesai solo riding, jangan lupa untuk langsung cuci pakaian dan mandi. Ini berguna agar tubuh terhindari dari virus atau kuman yang menempel.

Namun, berkendara seperti ini tak disarankan dilakukan oleh orang yang menunjukkan tanda-tanda infeksi (demam, batuk, kesulitan bernapas atau ketiganya). Lebih baik mengisolasi diri di rumah dan segera periksa kesehatan ke rumah sakit terdekat.

BERI KOMENTAR