HOME » BERITA » SUDAH SELESAI MASANYA, PENJUALAN XPANDER MELOROT 20 PERSEN

Sudah Selesai Masanya, Penjualan Xpander Melorot 20 Persen

Penjualan Mitsubishi Xpander turun hingga 20 persen pada periode Januari-September 2019, dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018.

Jum'at, 25 Oktober 2019 16:15 Editor : Dini Arining Tyas
Sudah Selesai Masanya, Penjualan Xpander Melorot 20 Persen
Mitsubishi Xpander (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Executive General Manager Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Imam Choeru Cahya mengatakan, saat ini Mitsubishi Xpander tengah menghadapi pasar yang sebenarnya.

Konsumen Xpander adalah orang-orang yang memang membutuhkan MPV andalan Mitsubishi itu. Penjualannya pun melorot hingga 20 persen pada periode Januari-September 2019, jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Periode Januari-September 2018, Xpander mampu mencatatkan angka 60.717 unit. Sedangkan pada tahun ini, turun 20 persen menjadi 48.195 unit.

"Honey moon period XPander sudah selesai. Sekarang adalah pasar sebenarnya Xpander. Kalau di awal, konsumen yang tidak butuh Xpander tetap saja membeli Xpander," terang Imam Choeru di arena GIIAS Medan 2019, dikutip dari Merdeka.com.

1 dari 1 Halaman

Pasar Ekspor

Sudah Selesai Masanya, Penjualan Xpander Melorot 20 PersenPasar Ekspor

Debut global Mitsubishi Xpander dilakukan saat GIIAS 2017. Xpander juga menjadi mobil small MPV Mitsubishi Motors Corp (MMC) pertama yang diproduksi di Indonesia, tepatnya di pabrik Cikarang, Jawa Barat.

Imam melanjutkan, pangsa pasar Xpander di kelas low/small MPV Indonesia sekitar 29 persen. Rata-rata volume penjualannya mencapai 5 ribu unit.

"Masih on the track dengan penjualan rata-rata 5 ribu unit per bulan," lanjutnya.

Sementara itu, Xpander yang diekspor ke 12 negara tujuan memiliki volume penjuaalan mencapai 35.956 unit pada periode Januari-Agustus 2019. Negara tujuan ekspor Xpander terbesar adalah Thailand, dengan volume 12.889 unit atau 35,8 persen dari total ekspor Xpander.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR