HOME » BERITA » NILAI MOBIL BEKAS BISA SUSUT, TAHUKAH KAMU CARA MENGHITUNGNYA?

Nilai Mobil Bekas Bisa Susut, Tahukah Kamu Cara Menghitungnya?

Berikut ini cara menghitung penyusutan mobil bekas. Simak selengkapnya!

Kamis, 19 Mei 2022 08:00 Editor : Ahmad Muzaki
Nilai Mobil Bekas Bisa Susut, Tahukah Kamu Cara Menghitungnya?
Ilustrasi mobil Daihatsu Rocky (Otosia)

OTOSIA.COM - Bagi seluruh orang, menghitung penyusutan mobil merupakan sebuah prosedur untuk perhitungan nilai aset selama penggunaan. Dianjurkan bagi setiap pemilik mobil maupun perusahaan agar mengetahui penyusutan ini atau harga jual mobil yang dimiliki.

Untuk mengetahui hal tersebut, simak ulasan di bawah ini agar Otolovers dapat memahami lebih jauh lagi tentang penyusutan ini. Dilansir dari laman resmi Daihatsu Indonesia, berikut adalah cara menghitung penyusutan kendaraan.

1 dari 4 Halaman

Cara Menghitung Penyusutan

Sebelum masuk pada topik utama pembahasan, ada baiknya jika Otolovers mengetahui apa itu depresiasi agar lebih menambah wawasan. Depresiasi sendiri merupakan penyusutan nilai mobil saat Otolovers membeli dan menjualnya kembali.

Dengan kondisi tersebut, Otolovers dituntut agar lebih mementingkan depresiasi daripada performa mesin dan kondisi bahan bakar. Penyusutan nilai mobil ini dapat terjadi saat Otolovers meninggalkan showroom, bahkan dalam waktu kurang dari 5 menit. 

2 dari 4 Halaman

Untuk melakukan penghitungan penyusutan nilai mobil bekas terdapat beberapa metode yang dapat kalian gunakan, mulai dari penurunan aktiva tetap garis lurus hingga aktiva tetap menurun ganda. 

Pada mobil baru, penyusutan nilai mobil berkisar antara 15-20 persen di tahun pertama. Sedangkan saat Otolovers membeli mobil bekas, penyusutan nilai mobil hanya 10-15 persen. 

3 dari 4 Halaman

Lalu pada tahun kedua, penyusutan harganya berada di kisaran 8-10 persen. Hal ini disebabkan oleh semakin tua jenis mobil, maka depresiasi juga semakin kecil.

Tetapi penghitungan penyusutan ini bergantung pada faktor yang berada di bawah ini.

  1. Merek Mobil

Merek mobil menjadi faktor utama lambatnya penyusutan nilai sebuah kendaraan. Kualitas dan ketenaran yang telah dikenal luas, membuat penyusutan menjadi lambat.

  1. Warna Mobil

Beberapa orang tidak menyadari bahwa warna mobil juga menjadi faktor lambat tidaknya penyusutan. Otolovers disarankan agar memilih warna mobil yang netral seperti hitam, putih, ataupun merah, meskipun sebenarnya kalian tidak tertarik. Hal ini dikarenakan peminat warna-warna netral lebih banyak daripada warna lainnya. 

4 dari 4 Halaman

  1. Kondisi Mobil

Kondisi mobil yang mulus dan terawat dengan kilometer rendah juga menjadi salah satu kelebihan agar nilai jual tetap tinggi.

  1. Permintaan Mobil Bekas

Umumnya mobil memiliki harga jual tinggi adalah yang diproduksi dalam skala terbatas. Peminatnya juga banyak dibandingkan dengan mobil biasa. Hal ini berkaitan dengan pasar otomotif yaitu permintaan dan penawaran. 

Demikian, cara menghitung penyusutan kendaraan yang dapat dilakukan oleh Otolovers. Semoga dengan adanya artikel ini dapat bermanfaat dan membantu Otolovers sekalian.

Penulis: Dien Muhammad Abizard

BERI KOMENTAR