HOME » BERITA » SUPAYA MAIN MOTOR TRAIL TETAP ASYIK, OFFROADER PERLU TAHU INI

Supaya Main Motor Trail Tetap Asyik, Offroader Perlu Tahu Ini

Cara merawat sepeda motor trail berbeda dengan sepeda motor bias. Zika cara merawat sepeda motor trail tak tepat, hal itu bisa berpengaruh pada performanya.

Jum'at, 12 April 2019 21:45 Editor : Dini Arining Tyas
Honda CRF150L (Istimewa)

OTOSIA.COM - Pasar motor dual purpose dan trail terus tumbuh sehingga banyak melahirkan komunitas-komunitas pecinta motor jenis ini di beberapa kota. Tapi para pecinta motor trail perlu tahu bahwa perawatan motor jenis ini berbeda dengan jenis lain.

Jika tak tepat merawatnya, aktivitas trabas alias menjelajah trek menantang tak akan asyik lagi. Apalagi penunggang trail kerap membuka dan enutu handle gas untuk menyesuaikan kondisi jalan yang dilalui.

Menurut PT Astra Honda Motor (AHM), dengan karakter pengendara seperti itu, kerja mesin lebih maksimal dan lebih cepat panas sehingga oli mesin lebih mudah menguap. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan oli mesin dengan tingkat keenceran yang cukup tinggi seperti dengna viskositas 10W-30, terutama bagi para pemilik Honda CRF150L.

Jika sesua saran pabrikan, oli mesin harus diganti setiap 4.000 kilometer. Tapi para offroader harus lebih sering memeriksa lewat stick level oli mesin. Apakah oli masih sesuai dengna standar ketinggian oli atau kurang dari standar. Jika posisinya berada di batas bawah, maka tambahkan oli baru sampai dengan batas tengah.

Selanjutnya yang juga harus diperhatikan adalah throtle gas dan tuas handle kopling. Permainan gas merupakan hal sering dilakukan pada dunia offroad. Pengaturan throttle gas atautuas gas menjadi perhatian lebih bagi para offroader.

Untuk mendapatkan tarikan motor yang responsif, para rider dapat mempertahankan jarak bebas tuas gas dengan jarak 2-6 mm. Hal serupa dengan handle kopling, permasalahan yang biasa terjadi adalah kopling slip pada dunia offroad maupun on road. Hal ini dapat dicegah dengan cara menjaga jarak main bebas kopling sebesar 10-20 mm dan hindari penggunaan setengah kopling bersamaan putaran handle gas yang tinggi.

Yang tidak boleh terlewatkan adalah masalah rantai roda. Pencinta offroad pasti sering mengalami gesekan pada rantai roda. Hal ini akibat hausnya pada rantai roda itu sendiri maupun swing arm motor.

Rantai roda yang kendor dapat mengenai secara langsung swing arm motor. Lakukanlah pengecekan pada drive chain slider pada bagian depan dan belakang dari swing arm motor, serta lakukan pengencangan pada rantai roda sebelum berjibaku garuk medan offroad.

Hal yang kedua, jangan pernah mencuci rantai roda dengan minyak sembarangan namun cukup lumasi dengan chain lube untuk menjaga kehausan dari rantai roda.

Selain itu Rim Lock atau stopper ban atau yang sering disebut dengan enduro merupakan sebuah perangkat mekanis yang berfungsi untuk mengunci pelek antara ban dalam dan ban luar, khususnya saat ban dalam keadaan pengurangan tekanan angin. Hal ini dapat berpotensi mengakibatkan slipnya bandalam dan robeknya pentil ban.

Nah khusus Honda CRF150L, pelek depan dan belakang motor ini sudah disediakan lubang yang dapat dipasangi oleh Rim Lock.

Terakhir, motor trail ini dilahirkan untuk manufer loncat-loncatan. Namun rider harus sering mengecek pada steering stem dengan cara mencoba kelancaran dari steering kemudi saat belok ke kanan maupu ke kiri.

Jika steering stem kendaraan pada off roader mengalami seret atau terlalu kendor saat manuver berbelok, lakukanlah setting atau pergantian bearing pada sterring di bengkel terpercaya.

Honda CRF150L telah dilengkapi dengan sensor bank angle yang berfungsi untuk mematikan mesin secara otomatis ketika motor mengalami kemiringan 55 5 derajat selama 5 detik saat motor terjatuh.

Rider tidak perlu panik jika mengalami hal seperti ini. Cukup tegakkan lagi motor, posisi kunci diof- kan kemudian di on-kan kembali dan lalu starter ulang motor. Satu lagi, jika motor dalam keadaan miring karena gaya sentrifugal saat berbelok, mesin akan tetap menyala dan menjadi temab rider menerabas medan offroad

(kpl/nzr/tys)

BERI KOMENTAR