HOME » BERITA » SUROBOYO BUS, SOLUSI SURABAYA ATASI KEMACETAN DAN SAMPAH

Suroboyo Bus, Solusi Surabaya Atasi Kemacetan dan Sampah

Pemerintah Kota Surabaya menjadikan Suroboyo Bus sebagai salah satu cara mengatasi sampah dan kemacetan.

Sabtu, 26 Oktober 2019 09:15 Editor : Cornelius Candra
Suroboyo Bus, Solusi Surabaya Atasi Kemacetan dan Sampah
Suroboyo Bus (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Beberapa upaya telah dilakukan oleh lembaga pemerhati lingkungan atau pihak kebersihan untuk mengimbau masyarakat agar tak membuang sampah sembarangan, seperti menempelkan poster untuk buang sampah pada tempatnya, meletakkan tong sampah di sisi jalan, dan memberikan tempat sampah khusus. Hanya saja, hal ini masih kerap diabaikan.

Mengetahui hal itu, Kota Surabaya memiliki solusi yang dinilai unik lewat diluncurkannya Suroboyo Bus. Suroboyo Bus merupakan trasnportasi yang disediakan oleh pemerintah Kota Surabaya. Suroboyo Bus juga dilengkapi dengan aplikasi GOBIS Suroboyo Bus yang dapat memantau pergerakan dan mengetahui jarak tempuh antar halte Suroboyo Bus.

Mungkin kondisi Suroboyo Bus dengan bus-bus yang lain tidak ada bedanya, namun yang membuat bus ini unik adalah metode pembayarannya. Pembayaran Suroboyo Bus hanya dengan menerima sampah plastik. Penumpang bisa menukarkan sampah plastik di Terminal Purabaya dan Halte Rajawali.

1 dari 1 Halaman

Beragam Dampak Positif

Suroboyo Bus, Solusi Surabaya Atasi Kemacetan dan SampahBeragam Dampak Positif

Sampah plastik yang disetorkan adalah botol plastik. Setiap 3 botol besar, atau 5 botol tanggung, atau 10 gelas plastik akan ditukar dengan satu stiker yang dapat digunakan untuk mengakses Suroboyo Bus. Penumpang juga bisa membawa botol plastik saat naik Suroboyo Bus tanpa menukarnya terlebih dahulu.

Adanya Suroboyo Bus dinilai mampu mengatasi beberapa masalah yang dihadapi oleh pemerintah Kota Surabaya, di antaranya kemacetan, polusi kendaraan bermotor, angka kecelakaan, solusi kepada anak sekolah, serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Kota Surabaya. Dan tentunya pemerintah Kota Surabaya mengolah sampah plastik tersebut agar bisa digunakan kembali sehingga tidak menambah produksi sampah plastik.

Hal ini dilakukan karena kita tahu bahwasanya hanya sedikit dari masyarakat kita yang mengetahui cara mengolah sampah plastik dengan baik. Bisa dikarenakan kurangnya ilmu pengetahuan, kurangnya keterampilan dalam mendaur ulang sampah, menganggap jika sampah yang dihasilkan hanya berdampak kecil bagi lingkungan, dan lain sebagainya.

Sumber: Brilio.net

BERI KOMENTAR