HOME » BERITA » SUV BUATAN INDONESIA BIDIK PASAR AUSTRALIA

SUV Buatan Indonesia Bidik Pasar Australia

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menjajaki perluasan ekspor SUV dan Double Cabin ke Australia yang dinilai sebagai pasar potensial.

Sabtu, 07 Maret 2020 13:15 Editor : Nazarudin Ray
SUV Buatan Indonesia Bidik Pasar Australia
Ekspor SUV Toyota Indonesia (Arsip Otosia)

OTOSIA.COM - Australia adalah salah satu negara yang menjadi tujuan ekspor industri otomotif negara-negara ASEAN. Berdasarkan tipe, permintaan mobil di Australia setiap tahun bisa mencapai 70% dari total pasar di negeri tersebut.

Sebagai bagian dari ASEAN yang memasukan kendaraan ke Negara Kanguru itu, Indonesia berencana menambah nilai ekspornya melalui penjualan kendaraan roda empat-nya ke Australia.

1 dari 3 Halaman

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian sedang menjajaki penambahan nilai ekspor melalui ekspor mobil ke Australia. Meski saat ini penjualan kendaraan di Indonesia sedang mengalami penurunan hingga 10%, namun terbantu dengan kenaikan ekspor sebesar 25%.

?Rencana ekspor kendaraan ke Australia itu mesti seijin prinsipal. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian sudah meminta principal untuk menambah tipe sama negara tujuan ekspor,? terang Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan (Imatap) Kemenperin, Putu Juli Ardika

 

2 dari 3 Halaman

Sedan adalah mobil penumpang yang banyak dicari di Australia. Sedangkan SUV serta mobil komersial yang paling banyak diburu tak lain adalah kabin ganda. Saat ini, Pick Up Double Cabin buatan Jepang masih menguasai pasar di negara tersebut dibandingkan dengan merek Eropa atau Amerika.

?Australia pasarnya lebih besar dari Indonesia. Jadi cukup signifikan untuk menambah nilai ekspor negara kita. Untuk itu kita sedang menjajaki ekspor Pick up double cabin, mini, medium, light truk ke Australia,? tambah Putu.

 

 

3 dari 3 Halaman

Saat ini pesaing industri otomotif Indonesia di ASEAN hanya Thailand. Dengan dibukanya CEPA dengan Australia, ditargetkan ekspor otomotif Indonesia bisa melewati Thailand. Saat ini, produksi Thailand lebih tinggi dari Indonesia yakni sebesar 2,1 juta unit dengan ekspor 1,1 juta unit, sedangkan Indonesia produksinya 1,3 juta unit dan ekspor 346.000 unit.

BERI KOMENTAR