HOME » BERITA » SUZUKI ANCANG-ANCANG MASUK KE SEGMEN TRAIL 150?

Suzuki Ancang-ancang Masuk ke Segmen Trail 150?

Jum'at, 09 Maret 2018 10:30 Editor : Nurrohman Sidiq
Ilustrasi Foto Suzuki TS 125 by sepeda-motor.info

OTOSIA.COM - Kemunculan motor trail yang bersanding dengan Suzuki Ignis pada pameran GIIAS lalu, terus mengundang rasa penasaran. Mungkinkah model baru itu bakal menjadi pesaing Kawasaki KLX 150 dan CRF150?

Ditanya mengenai hal ini, pihak PT Suzuki Indomobil Sales divisi roda dua mulanya mengamini. Mereka mengakui bahwa memang pasar untuk penggemar trail di Indonesia sedang tumbuh.

Apalagi, tahun ini Suzuki Indomobil Sales 2 Wheel berencana menelurkan 11 model baru yang mengisi beberapa segmen roda dua. Diantara model yang ada ternyata tak membuat Suzuki puas. Produsen asal Jepang ini merasa masih tertinggal menghadapi tren pasar di Indonesia.

Kita memang dulu terkenal dengan trailnya. Bahkan kita pernah punya (Suzuki TS125). Memang Kawasaki lebih dulu, lalu menyusul Honda. Namun kita lihat pasarnya dulu, kata Senior Director Sales and Marketing 2W PT Suzuki Indomobil Sales, Yohan Yahya.

Artinya, menurut Yohan, Suzuki masih mempelajari permintaan pasar terhadap segmen dual purpose. Hal itu termasuk mempertimbahkan harga jual yang cocok jika motor ini diluncurkan.

Jadi kami masih melihat situasi pasar dan permintaannya kayak apa. Kalau pasarnya memang jelas ada kita akan coba masuk ke sana, tukas Yohan Yahya tanpa menyebut kapan rencana tersebut diwujudkan.

Ditanya apakah dari 11 model yang bakal meluncur tahun ini termasuk mengisi kelas trail 150, Yohan Yahya tidak memberi jawaban tegas Kita lihat nanti-lah, jawabnya singkat.

Berdasarkan rumor yang berkembang untuk motor trail 150 cc terbarunya, Suzuki akan memberikan mesin yang lebih modern. Dalam sejumlah spekulasi, mesinya akan dicomot dari varian sport Suzuki GSX-R150.

Nampaknya Suzuki ingin membangkitkan kejayaannya di kelas ini seperti pada era 70-an hingga 80-an dengan Suzuki TS. Pada waktu itu, Suzuki TS masih menggunakan mesin dengan teknologi dua langkah.

Reporter : Nazar Ray

(kpl/nzr/sdi)

BERI KOMENTAR