HOME » BERITA » SUZUKI CARRY, PICKUP 1 TON DI BALIK PEMBANGUNAN INDONESIA BAHKAN DUNIA

Suzuki Carry, Pickup 1 Ton di Balik Pembangunan Indonesia Bahkan Dunia

Nama Suzuki Carry mungkin tidak asing lagi sejak lama. Selain dikenal sebagai angkot yang tangguh dan pengangkut barang, pickup ini menjadi bagian dari roda penggerak perekonomian Indonesia.

Selasa, 31 Agustus 2021 22:15 Editor : Nazarudin Ray
Suzuki Carry, Pickup 1 Ton di Balik Pembangunan Indonesia Bahkan Dunia
Suzuki Carry pickup mampu mengangkut muatan 1 ton (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Suzuki Carry adalah nama yang ketika disebutkan, maka hampir segala usia mudah mengenalnya. Bahkan mungkin saking dikenalnya, namanya jadi diubah-ubah. Mulai dari "trungtung" hingga "bagong".

Begitulah manusia jika sudah akrab. Namanya pun diberi julukan karena terlalu seringnya ada di sekitar mereka.

1 dari 6 Halaman

Terlalu sering ada di sekitar masyarakat pertanda dia adalah andalan. Setidaknya tercatat sejak 1977 masyarakat di pinggiran Jakarta mengandalkan Suzuki Carry "trungtung".

Kehidupan ekonomi melekat padanya, mulai dari untuk membawa sayur, bahan bangunan, hingga public vehicle atau akrab dengan sebutan "angkot".

"Saya masih ingat waktu belum sekolah dulu naik trungtung coklat ke Ciputat. Masuknya dari belakang. Mobilnya warna coklat," ujar Tri, warga Tangerang Selatan, Banten, mengenang angkot Carry "trungtung" trayek Serpong-Ciputat di akhir 1980-an.

2 dari 6 Halaman

Trungtung bahkan juga jadi "Doyok". Nama berbeda ini biasa digunakan sebagai transportasi trayek khusus di bilangan Karang Tengah, Jakarta Selatan. Khususnya bagi anak-anak sekolah.

Suzuki Carry angkot

Keakraban masyarakat terhadap Suzuki Carry ini selalu coba memenuhi kebutuhan di Indonesia. Bahkan tidak banyak brand yang untuk satu kendaraan bisa jadi angkot, pickup, bahkan mobil keluarga sekaligus.

3 dari 6 Halaman

Dia selalu dibuat sederhana dari masa ke masa, termasuk untuk perawatannya. Begitu pula dengan daya muatnya.

Suzuki Super Carry ST20 "Truntung" dan juga "Doyok", ataupun Carry ST100 "Bagong" yang namanya dari tokoh pewayangan 1980-an era kemunculan TVRI adalah mobil fungsi ganda (angkot-pickup-mobil keluarga) berukuran panjang 3 meteran.

Dengan prinsip sama-sama sederhana secara fungsi dan perawatan, Carry yang berkembang menjadi era Futura di 1990-an menyesuaikan diri dengan modernitas. Hingga kemudian di 2019 lalu, lahirlah generasi terbaru, Suzuki New Carry.

4 dari 6 Halaman

Carry generasi baru

Generasi terbaru ini muncul di publik pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show, 25 April 2019. Karena desain Carry Futura kadung melekat, maka Suzuki New Carry adalah wajah segar dari kendaraan satu itu.

Satu hal penting yang berubah, Suzuki New Carry adalah mobil sepanjang empat meter lebih. Alhasil, dia bisa dipasangi bak sepanjang 2.505 mm, lebar 1.745 mm, dan tinggi 425 mm.

Bukan truk engkol, tapi dia mampu mengangkut muatan seberat 1 ton. Paradigma kendaraan angkut pada akhirnya tanpa disadari bergeser karena daya angkutnya ini.

5 dari 6 Halaman

Suzuki New Carry menggunakan mesin K15B-C

Bahkan ia juga lebar sehingga duduk di depan terasa lega. Karenanya tidak akan mengherankan kalau dia lalu juga lagi-lagi dijadikan angkot yang karoserinya digarap oleh Panca Tunggal.

Mesinnya diambil dari catatan apik Ertiga. Betul, Suzuki New Carry menggunakan mesin K15B-C bertenaga 97 PS dan torsi 135 Nm. Namun, ini adalah versi sederhana agar ia makin akrab dengan masyarakat umum, termasuk mereka yang tinggal di pelosok.

6 dari 6 Halaman

Pemanfaatannya untuk pembangunannya di Indonesia tidak luput dari sejarah panjangnya ini, bahkan mungkin juga dunia. Sebab, Carry buatan Indonesia ini masuk daftar tiga mobil ekspor Suzuki Indonesia, yang bahkan permintaannya tinggi di masa keterpurukan COVID-19.

"Sebetulnya kami optimistis pertumbuhan ekspor mobil CBU Januari-Mei bisa lebih tinggi. Tapi mengingat saat ini kita dihadapkan pada pandemi Covid-19 dan penurunan produktivitas dari berbagai sektor, angka itu adalah sebuah pencapaian positif," kata Aris Yuliantoro, Assistant Dept. Head Production Planning Control PT Suzuki Indomobil Motor (SIM).

Saat itu, Suzuki yang dikirim secara utuh atau completely built up (CBU) selama kuartal pertama 2020 meningkat 22 persen dibanding tahun sebelumnya. Padahal, saat itu dunia dihadapkan pada kelamnya Corona. Namun beruntung, yang coba bangkit tidak sedikit, dan Carry terlibat erat di dalam semangat tersebut.

BERI KOMENTAR