HOME » BERITA » SUZUKI JIMNY AKAN DISUNTIK MATI DI EROPA, APA SEBABNYA?

Suzuki Jimny Akan Disuntik Mati di Eropa, Apa Sebabnya?

Regulasi di Eropa memicu Suzuki Jimny disuntik mati.

Kamis, 23 Januari 2020 12:15 Editor : Cornelius Candra
Suzuki Jimny Akan Disuntik Mati di Eropa, Apa Sebabnya?
Suzuki Jimny (Suzuki Global)

OTOSIA.COM - Usia Suzuki Jimny terbaru masih sangat muda di pasar otomotif global. Bahkan, mobil SUV ikonik ini baru dirilis di Jepang pada pertengahan 2018, sebelum masuk ke Indonesia dalam gelaran GIIAS 2019, Agustus lalu.

Namun, laju Suzuki Jimny di Eropa nampaknya harus berhenti pada 2021 mendatang. Pasalnya, mesin berkode K15B yang juga terpasang di Suzuki Ertiga itu dipastikan tak lolos uji emisi gas buang untuk tahun 2021.

1 dari 2 Halaman

Mengutip dari Motor1.com, kabarnya lini produksi Suzuki Jimny model saat ini akan dihentikan. Namun, pada tahun 2021 mendatang akan muncul versi baru, namun masuk ke kelas fleet atau kendaraan komersial.

Rumornya, di 2021, Suzuki Jimny Eropa akan mengalami perubahan di interior, meski tak signifikan. Selain itu, kursi belakang akan dilepas sehingga bisa digunakan untuk mengangkut barang.

2 dari 2 Halaman

Dengan berubah menjadi kendaraan komersial, Suzuki Jimny bermesin K15B tidak harus tunduk pada standar emisi gas buang yang sama. Program inilah yang saat ini tengah dilakukan oleh Suzuki Eropa.

Hanya saja, beredar juga isu bahwa pihak Suzuki Jepang saat ini tengah mengembangkan mesin baru yang lebih ramah lingkungan untuk Suzuki Jimny. Tapi, masih belum ada bocoran lebih banyak terkait proyek tersebut.

BERI KOMENTAR