HOME » BERITA » SUZUKI KARIMUN WAGON R MELUNCUR 10 OKTOBER 2020

Suzuki Karimun Wagon R Meluncur 10 Oktober 2020

PT Suzuki Indomobil Sales direncanakan merilis LCGC Karimun Wagon R pada perhelatan Indonesia Modification Expo (IMX) tanggal 10 Oktober mendatang.

Kamis, 01 Oktober 2020 10:15 Editor : Nazarudin Ray
Suzuki Karimun Wagon R Meluncur 10 Oktober 2020
Suzuki Karimun Wagon R (Suzuki)

OTOSIA.COM - PT Suzuki Indomobil Sales akan meluncurkan LCGC Karimun Wagon R pada perhelatan Indonesia Modification Expo (IMX) tanggal 10 Oktober mendatang. Peluncuran tersebut bersamaan dengan hadirnya Ignis versi modifikasi 50 tahun Suzuki sebagai supergiveaway acara IMX 2020.

Karimun Wagon R terbaru merupakan model Suzuki terakhir yang diluncurkan tahun ini, setelah sebelumnya XL7 diperkenalkan pada bulan Februari dan Ignis pada bulan April 2020.

Namun, Suzuki tidak mau membocorkan lebih jauh apakah Karimun Wagon tersebut merupakan LCGC 7 penumpang, sama seperti yang meluncur di India.

1 dari 2 Halaman

"Ini menjadi peluncuran pamungkas di tahun 2020. Kenapa kita pilih Karimun Wagon R, tidak pilih Suzuki Carry yang legendaris? Karena sebenarnya Karimun juga memiliki sejarah tersendiri, generasi pertama meluncur tanggal 9, bulan 9, tahun 1999," kata Donny Saputra, Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales saat ngobrol bareng bersama Forum Wartawan Otomotif (FORWOT), Rabu (30/9).

Peluncuran mobil tersebut merupakan bagian dari strategi global Suzuki untuk mendorong daya beli konsumen yang menurun akibat pandemi COVID-19.

Suzuki sudah melakukan pembicaraan dengan pemerintah terkait model tersebut masuk ke segmen LCGC. Dari spesifikasi dan harga mobil baru Suzuki tersebut sudah memenuhi persyaratan sebagai LCGC.

 

 

2 dari 2 Halaman

Menurut Suzuki dalam kondisi ekonomi belum membaik dan daya beli masyarakat menurun, mobil dengan harga terjangkau dinilai cocok untuk situasi saat ini, sekaligus untuk mendongkrak penjualan Suzuki yang tahun ini diprediksi melorot 40 persen hingga 50 persen.

"Pasar mobil 2021 masih berkaitan dengan pandemi, kami punya perhitungan dan studi sendiri. Namun kami melihat bagaimana pandemi ini ditangani, dan bagaimana pandemi ini akan berakhir," pungkasnya.

 

BERI KOMENTAR