HOME » BERITA » SUZUKI PATENKAN DESAIN REVISI MOTOR BARUNYA, PAKAI TURBOCHARGER

Suzuki Patenkan Desain Revisi Motor Barunya, Pakai Turbocharger

Suzuki kembali mematenkan desain motor sport baru yang dilengkapi dengan turbocharger layaknya mobil.

Rabu, 23 Januari 2019 13:15 Editor : Cornelius Candra
Suzuki Recursion Concept (motorcyclistonline.com)

OTOSIA.COM - Pada tahun 2013 lalu, Suzuki sempat menampilkan sebuah motor konsep bernama Suzuki Recursion konsep dalam ajang Tokyo Auto Show. Sportbike ini mengusung mesin SOHC 2-silinder 588cc dan dilengkapi turbocharger.

Berkat penggunaan turbocharger, dapur pacunya mampu menyemburkan tenaga sebesar 100 hp tanpa mengorbankan sisi efisiensi bahan bakar dan emisi gas buang.

Berselang 2 tahun, pabrikan asal Jepang ini kembali menghadirkan motor konsep bernama Suzuki XE7. Mesin yang digunakan lebih besar, 2-silinder DOHC 700cc bertenaga 150 hp.

Desain lama Suzuki Recursion

Sayangnya, sejak 2015, masih belum ada pernyataan resmi dari pihak Suzuki terkait kelanjutan kedua motor konsepnya tersebut.

Bahkan, sempat beredar kabar bahwa versi massal Suzuki Recursion tidak akan menggunakan turbocharger, melainkan supercharger layaknya Kawasaki H2.

Namun, Suzuki telah mematenkan beberapa desain yang diduga kuat adalah versi produksi massal dari Suzuki Recursion. Bahkan, mengutip dari Bennets.co.uk, mereka baru saja mematenkan desain revisi dari sportbike-turbo tersebut.

Desain baru Suzuki Recursion

Berbeda dengan sebelumnya, desain terbaru Suzuki Recursion kini menggunakan sasis duplex-style. Jenis rangka tersebut dapat menjaga bobot motor tetap ringan lantaran tidak memiliki banyak bagian.

Selebihnya, desain paten Suzuki Recursion tetap sama, menggunakan mesin 2-silinder turbocharger, subframe minimalis, dan knalpot besar untuk menjaga emisi gas buangnya.

Sebelumnya, Suzuki sempat mematenkan desain Suzuki Recursion yang menggunakan sasis teralis. Namun, mereka merasa perlu melakukan perubahan guna menjaga kestabilan dan kekuatan sportbike baru tersebut.

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR