HOME » BERITA » SUZUKI SIAPKAN SKUTIK GAMBOT BURGMAN 180, DIJUAL DI INDONESIA?

Suzuki Siapkan Skutik Gambot Burgman 180, Dijual di Indonesia?

Suzuki dikabarkan tengah menyiapkan Suzuki Burgman 180. Kemungkinan motor gambot ini bakal dijual di pasar internasional.

Kamis, 15 Agustus 2019 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
Suzuki Siapkan Skutik Gambot Burgman 180, Dijual di Indonesia?
Suzuki Burgman 180 (MotorBeam)

OTOSIA.COM - Demam motor matik gambot di pasar Tanah Air, membuat para pabrikan roda dua bersaing di segmen ini. Lihat saja betapa ketatnya persaingan Honda dan Yamaha di segmen skutik gambot ini.

Bagaimana dengan Suzuki? Pabrikan berlambang huruf 'S' itu juga punya skutik gambot sebenarnya. Hanya saja belum ada di Indonesia.

Motor gambot Suzuki, Burgman, baru dijual di pasar India dan Eropa. Suzuki Burgman 200 dipasarkan di Eropa, sedangkan Burgman 125 ada di pasar India.

Bahkan, Suzuki baru saja memberikan penyegaran kepada Burgman 125 untuk model 2019 di India, berbarengan dengan Suzuki Gixxer SF 250. Dengan begitu, di India pun Suzuku tak memiliki lineup tambahan.

Tapi kemungkinan Suzuki bakal punya kejutan untuuk tahun depan. Sebab, melansir MotorBeam, pemerintah India mengusulkan larangan kendaraan roda dua bermesin di bawah 150cc, untuk mempromosikan kenaraan listrik.

1 dari 1 Halaman

Berbasis Mesin Burgman 200

Suzuki Siapkan Skutik Gambot Burgman 180, Dijual di Indonesia?Berbasis Mesin Burgman 200

Artinya, mesin lebih besar mungkin bisa disematkan untuk Burgman. Dan kini, Suzuki tengah dikabarkan sedang mengembangkan Burgman 180.

Suzuki Burgman 180 kemungkinan akan memakai mesin berbasis Burgman 200, sama sepertiyang dijual di Eropa. Mesin 200cc SOHC itu menghasilkan tenaga 18 PS dan torsi 16,8 Nm.

Suzuki Burgman juga akan dibekali garpu teleskopik konvensional di bagian depan, rem cakram, dan saluran ABS tunggal. Kemudian, sistem pencahayaan LED dan memakai instrumen cluster digital sebagai fitur standarnya.

Kabar baiknya, selain dijual di India, Burgman 180 disebut akan dipasarkan ke pasar internasional. Mungkinkah juga termasuk Indonesia? Mari kita tunggu saja.

 

BERI KOMENTAR