HOME » BERITA » SUZUKI THUNDER 250 BERWUJUD BOARD TRACKER INI SIAP TEBAR PESONA DI AMERIKA

Suzuki Thunder 250 Berwujud Board Tracker Ini Siap Tebar Pesona di Amerika

Motor bergaya board tracker tersebut akan diberangkatkan ke Amerika Serikat untuk mengikuti acara Mama Tried Show di Milwaukee pada bulan Maret 2020

Rabu, 27 November 2019 17:15 Editor : Ahmad Muzaki
Suzuki Thunder 250 Berwujud Board Tracker Ini Siap Tebar Pesona di Amerika
Suzuki Thunder 250 Berwujud Board Tracker (Istimewa)

OTOSIA.COM - Suzuki Thunder 250 ini tidak lagi menyisakan bentuk aslinya. Tampilannya pun menjadi kurus lantaran menyesuaikan konsep modifikasi awal. Lewat tangan Enggal Purnama dari Enggal Modified, Suzuki Thunder 250 karburator disulap menjadi gaya board tracker. Hasil akhirnya pun terlihat rapih dan mendatail.

Tidak salah jika para juri yang merupakan builder-builder kawakan dari Indonesia dan juri asing memberikan gelar The Greatest Bike Suryanation Motorland 2019 kepada motor garapan Enggal ini.

Juri yang terdiri dari Veroland - Kickass Choppers, Dodi Irhas – Dodi Chrome Cycles, Mirko Perugini – Gallery Motorcycles, Samuele Reali - Abnormal Cycles, Kengo Kimura – Heiwa Motorcycle dan Hideya Togashi – Hide Motorcycle memberikan penilaian tertinggi untuk motor dengan basis mesin Suzuki GSX Thunder 250 ini. Karena hampir seluruh part yang menempel dibuat secara handmade, sehingga memiliki tingkat kesulitan tersendiri.

1 dari 4 Halaman

Terbang ke Amerika

Suzuki Thunder 250 Berwujud Board Tracker Ini Siap Tebar Pesona di AmerikaTerbang ke Amerika

Atas keberhasilannya ini, motor bergaya board tracker tersebut akan diberangkatkan ke Amerika Serikat untuk mengikuti acara Mama Tried Show di Milwaukee pada bulan Maret 2020.

?Senang rasanya motor ini diapresiasi oleh dewan juri karena motor-motor lain yang menjadi finalis juga memiliki kualitas yang sangat bagus. Bagi saya menjadi pemenang merupakan bonus saja karena yang terpenting sebagai builder bisa belajar dari sebuah event dan juga dari builder lain yang lebih berpengalaman,? ujar Enggal yang berasal dari kota Banyuwangi.

2 dari 4 Halaman

Hanya Berimajinasi

Suzuki Thunder 250 Berwujud Board Tracker Ini Siap Tebar Pesona di AmerikaHanya Berimajinasi

Menurut Enggal proses pembuatan motor tersebut merupakan murni berasal dari imajinasinya, sehingga jika ada part atau bentuk yang tidak sesuai ia akan merubahnya kembali dari awal.

Meski telah berubah wujud, Enggal tidak banyak melakukan restorasi di sektor mesin. ?Mesin GSX 250 karburator tidak kita rubah. Semuanya standar. Pengapian standar semua bawaaan motor, kita cuma sandblasting biar bersih,? urainya.

Hanya saja untuk menwujudkan konsep imajinasinya, motor telah mencangkokkan bahan frame seamless 1,4 inch, sementara lengan ayun atau arm belakang juga menggunakan jenis frame yang sama berukuran 3,4 inch.

?Fog depan ukurannya setengan dim. Semua bahan frame dan fork pakai seamless. Finshingnya kita pakai krom dan beberapa aksen kuningan di beberapa detail kecil. Lampu depan kita pakai LED model Pro J,? terangnya.

3 dari 4 Halaman

Ubahan yang Dilakukan

Suzuki Thunder 250 Berwujud Board Tracker Ini Siap Tebar Pesona di AmerikaUbahan yang Dilakukan

Memang tidak mudah merealisasikan apa yang ada di kepalanya, terlebih motor hanya menyisakan mesin. Agar sinkron dengan konsep awal, Enggal mencomot stang, kopling hingga gas yang semuanya adalah cutom. Ini juga menyentuh komponen di seluruh bagian motor, dari tangki hingga lampu, serta kaki-kaki.

?Holder gas kita pakai bawaan Yamaha RX100, tromol depan dan belakang custom. Disk brake memakai punya Ninja, Kaliper pakai Kawasaki KLX 150, cuma sudah dirubah modelnya saja biar lebih klasik. Kemudian tangki dan jok, serta kedok lampu semua custom,? paparnya.

4 dari 4 Halaman

Sektor Kaki-kaki

Suzuki Thunder 250 Berwujud Board Tracker Ini Siap Tebar Pesona di AmerikaSektor Kaki-kaki

Sementara di sektor kaki-kaki, Enggal memasang pelek jari-jari jangkung ukuran 21 inch dengan lebar 160 mm, yang disandingkan dengan karet pembungkus Swallow Street Enduro ukuran 90/90-21 depan-belakang.

?Jari-jari habis tiga set, terutama untuk belakang, karena ukuran tromol belakang besar kecilnya di kanan kiri itu berbeda,? tutupnya.

BERI KOMENTAR