HOME » BERITA » TABRAK DIMAS EKKY, PEBALAP AUSTRALIA DIHUJAT NETIZEN

Tabrak Dimas Ekky, Pebalap Australia Dihujat Netizen

Netizen mengomentari akun Remy Gardner ada yang menggunakan bahasa Indonesia ada juga yang menggunakan bahasa Inggris.

Senin, 30 Oktober 2017 14:45 Editor : Arry
Pebalap Moto2 Asal Australia Remy Gardner (Instagram/@remygardner)

OTOSIA.COM - Pebalap Indonesia Dimas Ekky Pratama mengalami nasib nahas saat menjalani debut di Moto2. Ketika mendapatkan kesempatan turun di Grand Prix (GP) Malaysia untuk membela tim Federal Oil Gresini Moto2, dia ditabrak pebalap Australia Remy Gardner.

Saat balapan di GP Malaysia itu, Dimas Ekky memulai balapan di barisan paling belakang. Tetapi karena perjuangannya, dia berhasil merangsek ke barisan terdepan. Pebalap asal Depok, Jawa Barat itu sempat bertengger di posisi 11. Namun nasib sial menimpanya. Dia ditabrak pebalap Australia.

Melihat peristiwa itu, banyak netizen yang menghujat Remy Gardner. Akun Instagram pebalap Tech 3 Racing tersebut diserang netizen.

Saat Remy Gradner memosting sebuah foto dengan caption, "Looking to bounce back stronger" (Ingin kembali lebih kuat), foto itu dikomentari sangat luar biasa oleh netizen. Terutama dari Indonesia. Ada yang menggunakan bahasa Inggris ada juga yang menggunakan bahasa Indonesia.

looking to bounce back stronger ✊✊

A post shared by Remy Gardner (@remygardner) on

Salah satu yang menghujat Remy Gradner ini adalah pemilik akun Instagram @firman_sya97. Dia mengatakan "You so stupid remy gardner." (Kamu bodoh Remy Gradner.

Tak hanya itu, ada juga netizen yang menghujat anak mantan juara dunia GP500 itu dengan bahasa Indonesia. "Kurang ajar lu buat pembalap indonesia gagal finish." ujar pemikik akun
Instahtam @uda_an.

Insiden Dimas Ekky dan Gradner itu terjadi si sebuah tikungan. Ketika itu Dimas Ekky ditabrak oleh Gardner di lap pertama pada tikungan sembilan.

Keduanya pun akhirnya menyentuh Alex Marquez yang juga terjatuh. Debut Dimas Ekky di pentas Moto2 pun menjadi hasil buruk lantaran gagal finis.

(kpl/mat)

BERI KOMENTAR