HOME » BERITA » TABRAK PEMOTOR, PIHAK TRANSJAKARTA BANTAH TEROBOS LAMPU MERAH

Tabrak Pemotor, Pihak Transjakarta Bantah Terobos Lampu Merah

Bus Transjakarta terlibat kecelakaan dengan seuah sepeda motor di persimpangan PGC. Pihak Transjakarta membantah kecelakaan tersebut lantaran bus Transjakarta menerobos lampu merah.

Rabu, 27 November 2019 21:45 Editor : Dini Arining Tyas
Tabrak Pemotor, Pihak Transjakarta Bantah Terobos Lampu Merah
Bus Transjakarta (Ilustrasi/Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Video kecelakaan antara Transjakarta dan pengendara sepeda motor beredar di media sosial. Video berdurasi 15 detik itu menunjukkan saat Transjakarta menerbos lampu lalu lintas di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC) Jakarta Timur, Rabu (27/11/2019) pagi.

Insiden kecelakaan tersebut dibenarkan oleh polisi. "Betul ada kejadian itu. Kasusnya ditangani oleh Polda Metro Jaya," kata Kasat Lantas Polrestro Jakarta Timur, AKP Agus Sumarno, dikutip dari Antara.

1 dari 2 Halaman

Tabrak Pemotor, Pihak Transjakarta Bantah Terobos Lampu Merah

Sementara itu, Sekretaris Perusaah PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Nadia Dipsanjoyo membantah Transjakarta rute Kampung Rambutan-Blok M menerobos lampu merah di persimpangan PGC.

"Kejadian sebenarnya adalah pemotor menerobos lampu lalu lintas," terang Nadia, Rabu (27/11/2019).

Dia menyebut bus Transjakarta melaju ketika rambu lalu lintas telah menunjukkan warna hijau. Sehingga kendaraan diperbolehkan untuk melaju.

"Namun ketika sedang melaju tepatnya sedang berbelok di persimpangan PGC, motor dari arah Jalan Raya Bogor ke arah Tanjung Priok, Jakarta Utara secara bersamaan melintas," ucapnya.

2 dari 2 Halaman

Tabrak Pemotor, Pihak Transjakarta Bantah Terobos Lampu Merah

Saat Transjakarta berbelok bersamaan motor yang melaju langsung mengerem dan pengendara jatuh. Posisinya terjatuh di sebelah kanan bus Transjakarta. Kejadian itu membuat pengendara mengalami luka-luka dan motornya lecet di bagian depan.

"Kejadian tersebut disaksikan oleh pengendara motor lain yang ikut mengantar ke RS Polri, jadi karena kesalahan pemotor yang menerobos lampu lalu lintas," jelasnya.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR