HOME » BERITA » TABRAKAN DI JAGAKARSA TERNYATA AKIBAT PERSELINGKUHAN ISTRI

Tabrakan di Jagakarsa Ternyata Akibat Perselingkuhan Istri

Aksi perselingkuhan seorang istri berujung pada tabrakan di Jagakarsa.

Kamis, 28 November 2019 14:45 Editor : Cornelius Candra
Tabrakan di Jagakarsa Ternyata Akibat Perselingkuhan Istri
Tabrakan di Jagakarsa (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Selasa lalu (26/11), terjadi kasus tabrakan akibat sopir yang mengemudi secara ugal-ugalan. Peristiwa ini melibatkan 1 mobil minibus, motor, dan taksi. Untungnya, tak ada korban jiwa akibat insiden ini.

Kapolsek Jagakarsa, Komisaris Polisi Harsono mengatakan, pengendara minibus diduga membawa pergi istri orang. Suaminya berinisial S (44) mencoba mengejar dengan sepeda motor. Peristiwa ini terjadi di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Menurut keterangan suami, ada unsur perselingkuhan yang sudah berjalan cukup lama," kata Harsono dalam Merdeka.com.

1 dari 2 Halaman

Kronologi Kejadian

Tabrakan di Jagakarsa Ternyata Akibat Perselingkuhan IstriKronologi Kejadian

Kejadian ini berawal saat MF (39) mengantar sang anak pulang. Kemudian MF menuju mobil untuk ikut selingkuhan. Tapi anaknya menangis ingin ikut. Saat momen itulah, sang suami MF, yakni Sanusi melihat.

"Perempuannya ngantar anaknya pulang dulu terus motor ditaruh, terus dia pindah ke mobil, pergi dan suaminya lihat dikejar," terang dia.

"Jadi dia sempat pulang dulu taruh anaknya, terus anaknya teriak-teriak manggil mamanya, terus bapaknya pas pulang lihat dikejarlah," imbuhnya.

Harsono mengatakan, antara AM dan MF diketahui sudah selingkuh selama tiga bulan.

"Iya informasi begitu kata si perempuannya (selingkuh 3 bulan)," tutup dia.

2 dari 2 Halaman

Tabrak Motor dan Taksi

Tabrakan di Jagakarsa Ternyata Akibat Perselingkuhan IstriTabrak Motor dan Taksi

Setelah mengetahui istrinya kabur bersama pria lain menggunakan Avanza, Sanusi kemudian mengejar mobil tersebut sembari meneriaki maling. Alhasil dikejar warga sekitar, sopir panik hingga menabrak sejumlah pengendara di jalan. HM panik dan tak bisa mengendalikan mobilnya.

"Karena takut nyenggol bapaknya terus diteriakin maling atau apa terus dia kabur jadi nabrak," jelas Kapolsek Jagakarsa, Kompol Harsono.

Dia menjelaskan, saat itu di kendaraan tersebut ada lima orang. "Perempuan satu, pengemudinya satu terus sama rekannya tiga orang," ujarnya.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR