HOME » BERITA » TAHUKAH KAMU KALAU WARNA OLI BEKAS MENGGAMBARKAN KONDISI MESIN?

Tahukah Kamu Kalau Warna Oli Bekas Menggambarkan Kondisi Mesin?

Jum'at, 23 Maret 2018 14:45 Editor : Cornelius Candra
Ilusrasi : cars.com

OTOSIA.COM - Saat mengganti pelumas mesin, ada baiknya jika sebagai pengguna ikut memperhatikan oli yang telah dipakai. Mengapa? Pasalnya warna oli bekas itu dapat menentukan kualitas dari pelumas dan dampaknya pada mesin Anda.

Menurut Koh Kar Tai selaku Lubrican Lead, Asia Phillips 66 International Trading Pte. Ltd., warna pelumas bekas dipakai yang sesuai batas waktu seharusnya berwarna gelap atau hitam. Ini artinya pelumas tersebut memiliki kualitas baik, karena mampu membersihkan partikel kotoran dalam mesin yang tercipta akibat proses pembakaran. Artinya, mesin tetap terjaga kondisinya karena bersih.

Bagaimana jika pelumas bekas pakai berwarna putih? Kondisi ini mungkin saja terjadi dan sayangnya merupakan kondisi yang mengkhawatirkan. Soalnya, warna tersebut menunjukkan bahwa mesin sudah kemasukan air.

"Apabila pelumas yang dikeluarkan berwarna putih, itu artinya ada air masuk ke dalam mesin," jelas Koh.

Warna terakhir adalah bening atau sama seperti ketika pelumas dimasukkan ke dalam mesin. Menurut Koh, warna itu menunjukkan bahwa pelumas yang dipakai tak memiliki kemampuan membersihkan mesin. Tentunya kita mengetahui selama proses pembakaran, terbentuknya partikel kotoran yang menempel di ruang silinder dapat terjadi.

"Ketika pelumas bekas warnanya sama dengan pelumas yang baru dimasukkan, ini artinya oli tersebut tak punya cleanser. 80 persen pelumas terdiri atas based oil dan 20 persennya merupakan zat aditif. Aditif ini bermacam-macam, salah satunya adalah cleansing agent. Tujuannya untuk membersihkan partikel kotoran," tutup Koh.

Reporter : Dimas Wahyu

(kpl/why/crn)

BERI KOMENTAR