HOME » BERITA » #TANYAOTOSIA: TAHUKAH KAMU, MENGAPA BUSI HARUS MENGGUNAKAN MATERIAL KERAMIK?

#TanyaOTOSIA: Tahukah Kamu, Mengapa Busi Harus Menggunakan Material Keramik?

Busi selalu menggunakan material keramik sebagai salah satu komponen penyusunnya. Mengapa demikian? Mengapa tidak menggunakan material lain saja?

Rabu, 15 Juni 2022 12:20 Editor : Nurrohman Sidiq
#TanyaOTOSIA: Tahukah Kamu, Mengapa Busi Harus Menggunakan Material Keramik?
#TanyaOTOSIA edisi 15 Juni 2022

OTOSIA.COM - Busi memiliki fungsi krusial di dalam ruang bakar. Tanpa adanya busi, campuran bahan bakar dengan udara tidak akan pernah bisa terbakar atau mengalami kombusi untuk memproduksi energi.

Di samping perannya, busi juga harus kuat menahan siksaan yang berat. Contohnya busi NGK yang mampu bertahan terhadap tegangan tinggi sebesar 20.000 - 30.000 Volt.

Ditambah lagi, busi harus bisa menyesuaikan dengan situasi seperti bertahan terhadap pendinginan ekstrem melalui intake campuran udara dan bahan bakar (suhu normal) dan dari pemanasan melalui gas pembakaran 2000 - 2500 derajat celsius secara berulang-ulang.

1 dari 3 Halaman

Daya tahan busi yang luar biasa itu tidak terlepas dari peran berbagai komponen yang menyusunnya, salah satunya insulator yang dibuat dari material keramik. Bukan keramik biasa, tapi tipe alumina.

"Insulator busi NGK terbuat dari bahan keramik alumina. Mengapa pakai keramik? Tujuannya agar busi punya daya isolasi yang kuat ketika si listrik mengalir dalam tubuh internal si inti tembaga," ungkap Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia.

2 dari 3 Halaman

Ia menambahkan, ketika busi sedang ikut serta dalam proses kombusi, karakter dasar keramik tersebut bisa menahan suhu panas yang tiba-tiba menyerang.

"Ini berhubungan juga dengan distribusi panas dan pelepasan panas, nah si keramik insulator bisa mencegah panas berlebih," terangnya.

Selain itu, material keramik juga andal dalam mencegah kebocoran listrik yang mengalir dari dalam tubuh busi melalui inti tembaga menuju ujung elektroda.

3 dari 3 Halaman

BERI KOMENTAR