HOME » BERITA » TAK DISANGKA, PRIA TUA BERPAKAIAN COMPANG-CAMPING BELI HARLEY DAVIDSON SECARA TUNAI

Tak Disangka, Pria Tua Berpakaian Compang-Camping Beli Harley Davidson secara Tunai

Jum'at, 27 April 2018 19:30 Editor : Dini Arining Tyas
Foto by en.goodtime.my

OTOSIA.COM - Don't judge a book by the cover. Ungkapan itu harusnya bisa diterapkan untuk semua orang. Karakter atau kelas seseorang tak hanya bisa dibedakan melalui apa yang ia pakai.

Seperti diberitakan oleh en.goodtimes.my, orang tua asal Thailand memberikan pelajaran kepada kepada sejumlah tenaga penjual motor.

Saat itu, dia menggunakan kaos kusam yang kebesaran yang bernoda dan berlubang, bawahan yang juga tak kalah berantakan dan sepasang sandal jepit.

Foto by en.goodtimes.my

Dengan tampilan seperti itu ia pergi ke beberapa dealer motor untuk membeli motor. Kedatangannya ke dealer sama sekali tak dihiraukan oleh para tenaga penjual.

Hanya karena dia berpakaian compang-camping, para tenaga penjual menganggap dia tak bisa membeli motor mahal dan mereka tidak memberikan perhatian kepadanya.

Dia datang dari satu dealer ke dealer lain, hingga ia mendatangi tempat yang memberikan dia pelayanan baik. Dia memilih-milih dan belum sampai 10 menit dia memutuskan pilihannya.

Foto by en.goodtimes.my

"Aku akan membeli yang ini," ujarnya,

Ucapannya itu tentu membuat tenaga penjual tertegun. Terlebih saat ia membayar secara tunai untuk kendaraan pilihannya, yakni Harley Davidson.

Harga motor itu hampir $ 19.000 atau setara dengan Rp 260 jutaan.

Kakak perempuan orang tersebut kemudian memutuskan untuk menggunggah pengalaman saudara laki-lakinya itu ke media sosial dan kisahnya pun menjadi viral. Dia menyebutka bahwa saudara laki-lakinya itu dikenal sebagai Lung Decha dan ia bekerja sebagai mekanik.

Foto by en.goodtimes.my

Ia adalah lelaki baik, bahkan tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol dan seorang yang jujur.

Dia telah bekerja keras selama hidupnya dan menjalaninya dengan sederhana. Dia menggunakan tabungannya untuk menyenangkan dirinya.

Dia pun akhirnya mewujudkan impiannya dengan membeli motor. Sikap para tenaga penjual dealer sebelumnya yang tak baik saat menolak Decha dan mereka telah membuang kesempatan untuk mendapatkan pelanggan.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR