HOME » BERITA » TAK HANYA DISEKAT, POLISI JUGA AKAN AWASI PENAWARAN JASA TRAVEL GELAP UNTUK MUDIK DI MEDSOS

Tak Hanya Disekat, Polisi Juga Akan Awasi Penawaran Jasa Travel Gelap untuk Mudik di Medsos

Belajar dari tahun sebelumnya, polisi bakal awasi jasa travel untuk mudik di media sosial

Rabu, 28 April 2021 10:15 Editor : Ahmad Muzaki
Tak Hanya Disekat, Polisi Juga Akan Awasi Penawaran Jasa Travel Gelap untuk Mudik di Medsos
mudik. ©2012 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Sebagai upaya mencegah penularan COVID-19, pemerintah resmi melaran mudik Lebaran 2021. Tindakan yang dilakukan pun beragam, dari penyekatan hingga melakukan pengawasan terhadap jasa travel gelap di media sosial.

"Kami juga sudah menengarai ada beberapa warga masyarakat yang sudah mulai mengiklankan dirinya bisa membawa pemudik melalui media sosial," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Kantor Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (27/4).

1 dari 2 Halaman

Sambodo mengatakan, jajarannya sudah banyak belajar dari penyekatan mudik pada tahun sebelumnya. Personel Ditlantas juga sudah memahami berbagai modus pemudik yang nekat menerobos kebijakan larangan mudik pemerintah.

Dia menegaskan, pihaknya akan memeriksa dengan seksama seluruh kendaraan yang akan masuk maupun keluar dari wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk memastikan kebijakan larangan mudik bisa terlaksana dengan optimal.

Pengalaman modus-modus operandi dari para pemudik terdahulu antara lain naik travel gelap, naik sepeda motor, naik di dalam ambulans, sembunyi di bagasi bus, sembunyi di toilet bus, naik ke bak truk. "Semuanya akan kira periksa," kata Sambodo.

2 dari 2 Halaman

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan Peraturan Menteri (PM) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi selama masa Idul Fitri 1442 H dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19.

Sementara itu, pengendalian transportasi ini dilakukan melalui larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi untuk semua moda transportasi.

"Yaitu moda darat, laut, udara dan perkeretaapian, dimulai pada tanggal 6-17 Mei 2021," kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam pernyataan pers secara daring di Jakarta, Kamis (8/4).

Penulis: Lia Harahap

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR