HOME » BERITA » TAK INGIN KECELAKAAN SAAT KENDARAI MOBIL, PERHATIKAN HAL INI

Tak Ingin Kecelakaan Saat Kendarai Mobil, Perhatikan Hal Ini

Sisi pengemudi juga bisa menjadi penyebab kecelakaan. Perhatikan beberapa hal ini untuk memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Senin, 22 April 2019 18:15 Editor : Cornelius Candra
Kecelakaan mobil (driving.co.uk)

OTOSIA.COM - Secara garis besar, kecelakaan lalu lintas terjadi karena 2 faktor yaitu internal dan eksternal. Faktor eksternal ialah kendaraan atau pun komponen lain yang ada di jalan, sedangkan faktor internal adalah kendaraan yang kita kendarai dan tentunya diri kita sendiri.

Untuk memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan dari sisi internal, pengemudi harus mengetahui kondisi badan. Sejatinya, tubuh manusia memiliki batas. Pada titik kelelahan, tidak hanya otot yang lemas, konsentrasi dan refleks pun jadi berkurang. Inilah alasan kenapa Anda harus segera beristirahat jika sudah merasa lelah saat mengemudi.

Lantas, kapankah kita harus beristirahat saat mengemudi?

Seperti dilansir Liputan6.com dari laman resmi Suzuki Indonesia, sebenarnya di Indonesia aturan terkait durasi maksimal mengemudi sudah tertuang dalam UUD Pasal 90 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, yang menyebut jika durasi mengemudi maksimal adalah 8 jam sehari untuk mereka para pengemudi, atau bekerja mengemudikan angkutan umum dan barang.

Detailnya, Anda diizinkan untuk mengemudi selama 4 jam secara berturut-turut, setelah itu diwajibkan untuk beristirahat minimalnya 30 menit.

Serupa dengan di Indonesia, di negara-negara Eropa pun berlaku aturan yang hampir mirip, yakni durasi kerja untuk para pengemudi, baik itu angkutan umum atau barang, maksimal 8 jam dengan catatan Anda wajib beristirahat selama 45 menit setelah berkendara selama 4,5 jam.

Aturan ini tertuang jelas dalam Regulation (EC) No 561/2006, dan masih berlaku hingga saat ini. Jika aturan ini dibantah, ada sanksi tegas bagi pengemudi.

Aturan dasar wajib beristirahat setelah berkendara 4 jam merupakan hasil kajian ilmiah yang menyebut jika tubuh manusia butuh waktu untuk memulihkan konsentrasi dan daya refleks, demi menghindar dari risiko kecelakaan karena kelelahan atau gangguan microsleep.

Meskipun hanya berlangsung singkat, sekitar 4-5 detik saja, microsleep bisa sangat berbahaya. Anda akan kehilangan kontrol, dan memuat oleng. Jika sudah begini, keselamatan Anda dan pengguna jalan lainnya bisa terancam, apalagi jika mengemudi dengan kecepatan tinggi.

Ketika beristirahat, usahakan untuk tidur sejenak. Namun, jika Otolovers tidak memiliki waktu, bisa bersantai sambil menikmati minuman hangat. Tentu agar tidak dehidrasi dan tetap konsentrasi, jangan lupa untuk minum air mineral.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR