HOME » BERITA » TAK MAU KETINGGALAN, BENTLEY AKAN PRODUKSI MASSAL BENTAYGA LISTRIK

Tak Mau Ketinggalan, Bentley Akan Produksi Massal Bentayga Listrik

CEO Bentley terdahulu, Wolfgang Durheimer, menegaskan bahwa sub-Bentayga tak lagi sebagai mobil konsep. Sebentar lagi mobil itu akan diproduksi massal, dengan dukungan powertrain listrik.

Rabu, 07 November 2018 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Bentley Bentayga Listrik (Autoevolution)

OTOSIA.COM - CEO Bentley terdahulu, Wolfgang Durheimer, menegaskan bahwa sub-Bentayga tak lagi sebagai mobil konsep. Sebentar lagi mobil itu akan diproduksi massal, dengan dukungan powertrain listrik.

Hal tersebut juga dipertegas oleh CEO saat ini, Adrian Hallmark. Kepada Automotive News Europe, dia mengatakan bahwa pihaknya sedang menuju ke arah kendaraan listrik.

"Saat ini sedang dalam proses. Target kami sebelum 2025," ujarnya seperti disitat dari Autoevolution.

Bentley Bentayga Listrik (Autoevolution)

Mempertimbangkan jangka waktu, Bentley diharapkan tak menggunakan konstruksi J1 dari Porsche Taycan sebagai Premium Platform Electric yang saat ini sedang dikembangkan oleh Audi dan Porsche.

Lalu, mengapa pabrikan Inggris itu mengubah mesin twin-turbocharged Bentayga W12 menjadi mesin ramah lingkungan?

Untuk mencapai tujuan tersebut, Bentley bahkan menurunkan mesin mesin menjadi 6-silinder untuk Bentayga Hybrid. Mesin itu berbeda dengan 6-inline dari Speed Six tahun 1920-an. Tapi mesin itu masih menghasilkan tenaga 462 PS dan torsi 700 Nm dengan dukungan motor listrik.

Bentley Bentayga Listrik (Autoevolution)

Berkaca pada hal yang lebih besar, Volkswagen Group juga telah mengurangi jumlah silinder dalam beberapa tahun. A8 misalnya, adalah instalasi terakhir dari mesin W12 pada Audi. Selain itu, Lamborghini juga mengakui bahwa V10 5.2L dan 6.5L V12 akan terus mendukung produknya dengan bantuan teknologi hybrid.

Bentayga listrik ini sebelumnya pernah dipamerkan dalam Geneva Motor Show 2017, dalam bentuk EXP 12 Speed 6e. Bentayga listrik ini akan menjadi pesaing berat Porsche 911.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR