HOME » BERITA » TAK NIKMATI RELAKSASI PAJAK, MAZDA ANDALKAN FITUR

Tak Nikmati Relaksasi Pajak, Mazda Andalkan Fitur

Mazda Indonesia berkomentar soal mobilnya yang tak menikmati relaksasi pajak.

Selasa, 30 Maret 2021 12:45 Editor : Cornelius Candra
Tak Nikmati Relaksasi Pajak, Mazda Andalkan Fitur
Mazda CX-3 (Mazda)

OTOSIA.COM - Sejak awal Maret 2021 kemarin, 21 model mobil baru di bawah 1.500 cc sudah menikmati relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Bahkan, kebijakan ini akan diperluas sampai mobil berkapasitas 2.500 cc.

Salah satu syarat sebuah mobil baru menikmati kebijakan ini ialah berstatus CKD (completely knocked-down) atau dirakit secara local. Untuk mobil di bawah 1.500 cc harus memiliki local purchase sebesar 70 persen dan 60 persen untuk kapasitas mesin sampai 2.500 cc.

1 dari 2 Halaman

Jelas, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) sebagai agen pemegang merek (APM) mobil Mazda di Indonesia tidak bisa menikmati program relaksasi pajak ini. Pasalnya, semua produk pabrikan asal Jepang itu berstatus CBU (completely built-up) atau diimpor secara utuh dari kampung halamannya.

Meski demikian, Ricky Thio, Managing Director PT EMI, mendukung kebijakan tersebut. Ia percaya mobil Mazda memiliki nilai jual lain yang menjadi andalan mereka selama ini.

2 dari 2 Halaman

"Mazda memang tidak dapat relaksasi PPnBM karena diimpor. Tapi, Mazda menawarkan berbagai fitur terkini yang dibutuhkan oleh konsumen," terang Ricky saat konferensi pers virtual pada Senin kemarin (29/3).

Memang, berbagai produk Mazda yang ditawarkan di Indonesia dibekali berbagai fitur canggih, salah satunya ialah i-ACTIVSENSE. Di dalamnya terdapat active cruise-control dan lane keep assist yang membuat sebuah mobil memiliki sistem berkendara semi otonom.

BERI KOMENTAR