HOME » BERITA » TAK PAKAI MASKER, PENGEMUDI MOBIL SPORT PORSCHE KENA DENDA

Tak Pakai Masker, Pengemudi Mobil Sport Porsche Kena Denda

Pengemudi mobil Porsche 911 harus berurusan dengan polisi. Dia tak memakai maskert saat mengemudi di tengah aturan pandemi COVID-19 di India.

Minggu, 20 Juni 2021 10:15 Editor : Dini Arining Tyas
Tak Pakai Masker, Pengemudi Mobil Sport Porsche Kena Denda
Polisi denda pengemudi Porsche karena tak pakai masker (Cartoq)

OTOSIA.COM - Meski kasus positif COVID-19 sudah mulai turun di India, polisi setempat tampaknya enggan menurunkan pengetatan. Sama seperti di Indonesia, semua pengendara wajib mengenakan masker.

Namun masih ada pengemudi yang mengabaikan penggunaan masker itu. Dilansir dari Cartoq, seorang pengendara Porsche 911 warna merah harus berurusan dengan polisi karena tak memakai masker.

Insiden itu viral di sana setelah videonya diunggah ke YouTube oleh Bunny Punia. Peristiwa itu diketahui terjadi di Delhi Selatan. Dalam video terlihat polisi menghentikan mobil tersebut.

1 dari 2 Halaman

Banyak plisi yang mengepung Porsche 911 itu agar pengemudinya tak kabur. Lalu polisi mengarahkan pengemudi untuk memarkir mobilnya di sebelah lampu merah.

Sebelumnya, putra pengusaha terkenal di India, Sanskar Daryani juga bernasib sama. Saat mengemudikan Porsche 718 Boxter kuning, dia dikenai hukuman oleh polisi lantaran tak memakai masker.

Saat itu dia berkelakar sedang melakukan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga kkurang mampu. Namun, dia tetap mendapatan hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku.

2 dari 2 Halaman

Porsche 911

Sebagai informasi, Porsche 911 menjadi salah satu mobil sport populer di India. Mobil sport 2 pintu bermesin 3.8L twin-turbo itu bertenaga 560 PS dan torsi 700 Nm.

Mesin itu dikawinkan dengan transmisi otomatis dual-clutch PDK 7-percepatan. Sistem gear PDK dikenal dengan waktu perpindahan yang cepat.

Mobil pabrikan Jerman itu memiliki kecepatan puncak 318 km dan mampu berakselerasi 0-100 kpj hanya dalam waktu 3,1 detik.

BERI KOMENTAR