HOME » BERITA » TAK PUNYA SIM DAN STNK, PENGENDARA INI GEBER MOTOR LANTARAN KESAL DENGAN PPKM DARURAT

Tak Punya SIM dan STNK, Pengendara Ini Geber Motor Lantaran Kesal dengan PPKM Darurat

Polisi memberikan tilang kepada pemotor yang nekat geber-geber sepeda motor. Pengendara sepeda motor tersebut tak memiliki SIM dan STNK.

Selasa, 06 Juli 2021 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
Tak Punya SIM dan STNK, Pengendara Ini Geber Motor Lantaran Kesal dengan PPKM Darurat
Pemotor ditilang di pos penyekatan Duren Sawit (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Pengendara sepeda motor nekat geber sepeda motornya lantaran tak terima adanya penyekatan PPKM Darurat di pos Lampiri, Duren Sawit, Jakarta Timur. Diketahui pengendara sepeda motor tersebut melintas dari arah Bekasi menuju Jakarta.

"Setelah dihentikan petugas ternyata dia tidak punya SIM dan STNK dalam keadaan hilang. Dari kita melakukan tindakan dengan tegas," kata Panit Pos Penyekatan Lampiri, Ipda Sarwono.

1 dari 2 Halaman

Lebih lanjut, Sarwono menjelaskan bahwa sepeda motor tersebut tidak sesuai dengan standar. Alhasil, petugas membawa motor tersebut ke Polres Jakarta Timur.

"Kalau saya tanya dia, tadi meluapkan emosi karena tadi penyekatan terlalu lama kepada petugas tidak sopan, maka kita hentikan," ujar Sarwono.

Polda Metro Jaya melakukan penyekatan di 63 titik keluar-masuk Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) terkait kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

2 dari 2 Halaman

Sebanyak 63 titik itu terdiri dari 28 titik yang ada di batas kota dan jalan tol, kemudian 21 titik di pembatasan mobilitas di lokasi rawan pelanggaran yang memang selama ini masih berjalan.

Penyekatan itu akan mulai diberlakukan mulai Sabtu (3/7/2021) pukul 00.00 WIB. Individu yang masih boleh beraktivitas di luar rumah hanya yang bekerja di sektor kritikal dan esensial.

Reporter: Muhammad Agil Aliansyah

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR