HOME » BERITA » TAK SEPERTI SEBELUMNYA, LALU LINTAS JAKARTA DIPREDIKSI LEBIH PADAT SAAT LEBARAN 2020

Tak Seperti Sebelumnya, Lalu Lintas Jakarta Diprediksi Lebih Padat saat Lebaran 2020

Banyak warga yang tak bisa mudik tahun ini, itu menyebabkan lalu lintas Jakarta diprediksi akan lebih padat dari tahun sebelumnya.

Sabtu, 16 Mei 2020 13:15 Editor : Dini Arining Tyas
Tak Seperti Sebelumnya, Lalu Lintas Jakarta Diprediksi Lebih Padat saat Lebaran 2020
Lalu lintas Jakarta (Ilustrasi/Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Suasana Lebaran tahun ini sudah tentu akan berbeda dari sebelum-sebelumnya. Begitu pula dengan arus lalu lintas di Ibu Kota yang diprediksi akan lebih padat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dilansir dari Liputan6.com, Ditlantas Polda Metro Jaya memprediksi hal ini lantaran fakta banyaknya warga yang tidak bisa mudik ke kampung halaman, di luat Jabodetabek.

"Kemungkinan Lebaran tahun ini berbeda dengan Lebaran tahun-tahun sebelumnya. Lebaran sebelumnya Jakarta lebih lenggang, orang mudik ke kampung halamannya masing-masing tetapi Lebaran tahun ini akan lebih padat," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Mako Polda Metro Jaya, Kamis (14/5/2020).

1 dari 2 Halaman

Sambodo menjelaskan, Polda Metro Jaya sudah mempersiapkan personelnya untuk segala situasi, mulai dari rotasi personel hingga pengamanan di titik-titik yang berpotensi menjadi simpul kemacetan.

"Intinya kami siap menghadapi kenaikan volume lalu lintas pada saat Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.

Sambodo memprediksi adanya kepadatan arus lalu lintas karena mobilitas masyarakat yang akan bersilaturahmi dalam rangka Idul Fitri.

 

2 dari 2 Halaman

Sambodo juga mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) antara lain, menggunakan masker dan sarung tangan, menjaga jarak (physical distancing) dan kendaraan yang tidak melebihi kapasitas.

Sambodo mengatakan silaturahmi saat merayakan Idul Fitri adalah sebuah tradisi yang mengakar di masyarakat, meski hal tidak dianjurkan karena pendemi Covid-19 dan pihak kepolisian tidak mengeluarkan larangan terkait hal itu.

"Nah tentu di masa PSBB ini memang banyak yang bersilahturahmi, kami tidak menganjurkan, tapi tidak bisa juga melarang," ujar dia.

BERI KOMENTAR