HOME » BERITA » TAK SUSAH, BEGINI CARA RAWAT MOTOR INJEKSI

Tak Susah, Begini Cara Rawat Motor Injeksi

Soal perawatan, harus diakui bahwa sistem pembakaran injeksi lebih mudah, dibandingkan dengan motor karburator. Bahkan ada yang menyebut bahwa motor injeksi tak perlu dirawat.

Senin, 25 Februari 2019 18:45 Editor : Dini Arining Tyas
Suzuki Satria F150 (Suzuki)

OTOSIA.COM - Soal perawatan, harus diakui bahwa sistem pembakaran injeksi lebih mudah, dibandingkan dengan motor karburator. Bahkan ada yang menyebut bahwa motor injeksi tak perlu dirawat.

Meski terlihat lebih mudah, motor injeksi tetap perlu mendapatkan perawatan. Khususnya pada sistem injeksi, seperti dilanjsir Suzuki, Minggu (24/2/2019).

Memiliki tugas utama menyuplai bahan bakar ke ruang pembakaran, umumnya pengecekan dilakukan setiap 8.000 kilometer. Pengecekan yang dilakukan meliputi beberapa komponen penting, mulai dari selang injektor sampai ke bagian throttle body.

Dua komponen ini wajib mendapat perawatan secara berkala karena kalau dibiarkan bisa sangat berpengaruh terhadap performa mesin. Seperti berpotensi brebet atau bahkan tiba-tba terjadi gejala loss power yang diakibatkan oleh suplai bahan bakar yang tidak maksimal.

Kalau tidak dirawat, injektor berisiko mampat karena tersumbat kotoran. Akibatnya akan langsung terlihat pada performa mesin. Sehingga pemilik kendaraan wajib membersihkan secara berkala, terutama komponen throttle body.

Tak hanya rutin memeriksa komponen injeksi setiap kelipatan jarak 8.000 kilometer, memeriksa busi dan filter udara juga penting untuk dilakukan.

Busi punya tugas penting untuk memercikkan api ke ruang bakar. Apabila pengapian dari busi terhambat, bensin berisiko terbuang sia-sia, sehingga proses pembakaran tidak maksimal.

Sementara itu, filter udara sebaiknya dicek dan dibersihkan setiap 2.000 kilometer. Dengan rutin membersihkan filter udara, kepastian ruang bakar mendapat asupan udara yang bersih menjadi lebih terjamin.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR