HOME » BERITA » TANGKAL PENYEBARAN COVID-19, KORLANTAS POLRI BERI DISPENSASI PERPANJANGAN SIM

Tangkal Penyebaran Covid-19, Korlantas Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM

Sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia, Korp Lalu Lintas Polri beri dispensasi bagi pemilik SIM yang masa berlakunya habis

Jum'at, 20 Maret 2020 15:15 Editor : Ahmad Muzaki
Tangkal Penyebaran Covid-19, Korlantas Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM
Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk pengemudi kendaraan bermotor di Indonesia. (Liputan6.com/Johan Tallo)

OTOSIA.COM - Sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia, Korp Lalu Lintas Polri beri dispensasi bagi pemilik SIM yang masa berlakunya habis per 17 sampai 31 Maret 2020.

Berdasarkan poster yang banyak beredar di dunia maya, pemilik SIM yang masa berlakunya habis saat masa darurat, maka bisa melakukan perpanjangan setelah masa darurat selesai.

"Betul, Itu kan ada masa darurat penanganan Corona (Covid-19), misalkan SIM habis masa berlaku masa darurat seharusnya kan diperpanjang. Tapi, karena situasi bisa diperpanjang setelah masa darurat," jelas Dirregident Korlantas Mabes Polri. Brigjen Pol Yusuf, saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (19/3/2020).

1 dari 4 Halaman

Lanjutnya, jika sesuai peraturan, saat SIM sudah lewat masa berlakunya, maka harus mengikuti pembuatan baru. Namun, dengan dispensasi ini maka pemilik hanya tinggal perpanjang saja.

"Kalau aturannya kan, jika lewat masa berlaku harus tes seperti pembuatan SIM baru, ini tidak perlu. tinggal perpanjang saja," tegasnya.

Selain itu, dalam edaran tersebut juga diberlakukan kompensasi khusus bagi masyarakat yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) atau suspect virus Corona (Covid-19) yang masa berlaku SIM-nya habis pada saat masa karantina.

Pemilik SIM itu akan diberikan dispensasi untuk mengurus setelah dinyatakan sehat. Namun, dengan catatan membawa surat keterangan dari rumah sakit.

2 dari 4 Halaman

Korps Lalu Lintas Polri juga telah menutup sementara waktu pelayanan penerbitan SIM Internasional, terhitung mulai Kamis (19 Maret 2020) sampai Selasa (31 Maret 2020), dalam rangka mengantisipasi perkembangan pandemik virus Corona (Covid-19).

Penutupan sementara layanan SIM Internasional itu dapat diperpanjang melihat situasi perkembangan kasus virus Corona.

3 dari 4 Halaman

Harus Jaga Jarak 1 Meter

Guna meminimalisir penyebaran Corona Covid-19, Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Surat Izin Mengemudi (SIM) Daan Mogot, Jakarta Barat memberlakukan social distancing atau jaga jarak.

Berlaku sejak Senin, 16 Maret 2020, Kasie SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin Hanggara telah melakukan imbauan kepada pemohon SIM.

"Diterapkan mulai Senin kemarin, ini kita lakukan untuk mencegah dan mengantisipasi penularan virus Corona," kata Hedwin seperti dilansir kanal Peristiwa Liputan6.com.

4 dari 4 Halaman

Sebelum memasuki Satpas, para pemohon SIM harus melewati pengecekan suhu tubuh. Mereka pun menjaga jarak satu sama lain kurang lebih 1 meter saat mengambil dan mengisi formulir serta membayar biaya administrasi.

Di ruang tunggu pun para pemohon harus menjaga jarak. Setiap kursi di ruang tunggu akan ditandai dengan huruf 'X' berwarna merah.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR