HOME » BERITA » TEKNOLOGI BARU KIA DAN HYUNDAI INI DISEBUT YANG PERTAMA DI DUNIA

Teknologi Baru Kia dan Hyundai Ini Disebut yang Pertama di Dunia

Kia dan Hyundai akan menyematkan teknologi prediktif baru untuk mobil-mpbil mereka di masa depan.

Selasa, 25 Februari 2020 08:15 Editor : Dini Arining Tyas
Teknologi Baru Kia dan Hyundai Ini Disebut yang Pertama di Dunia
Teknologi baru Kia dan Hyundai (Carscoops)

OTOSIA.COM - Hyundai dan Kia bersiap menghadapi masa depan dengan teknologi terkini. Kedua pabrikan mobil asal Korea Selatan itu menghadirkan teknologi baru yang disebut baru pertama di dunia.

Teknologi itu dinamai Information and Communication Technology (ICT). Melansir Carscoops, ICT secara otomatis akan mengganti ke gear optimal yang disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan jalan.

Cara kerja teknologi itu didukung oleh sensor, kamera dan radar. "Kendaraan terus berkembang dari sederhana menjai solusi mobilitas pintar. Bahkan powertrain pun dibekali teknologi tinggi untuk mobilitas pintar melalui integrasi teknologi informasi dan kecerdasan buatan," kata Chief of Intelligent Drivetrain Control Research Lab, Byeong Wook Jeon.

1 dari 2 Halaman

ICT akan disematkan untuk mobil-mobil baru Kia dan Hyundai. Teknologi tersebut termasuk navigasi 3D dengan peta akurat yang dibekali dengan elevasi, gradient, curvature, dan lainnya.

Selain itu, sistem juga akan mendeteksi keberadaan speed bumps, turunan, dan batas kecepatan. Sistem itu akan mengganti gear mobil atau melakukan engine brake, tergantung dengan kondisi.

Ketika mobil memasuki jalan tol misalnya, ICT akan secara otomatis berganti ke sport mode. Kemudian setelah menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas, mobil akan kembali ke pengaturan mengemudi sebelumnya.

2 dari 2 Halaman

Teknologi prediksi ini jug abisa menghitung jarak antar mobil sehingga pengemudi bisa lebih santai di belakang kemudi. Hyundai dan Kia melaporkan, ada pergeseran 43 persen lebih sedikit saat menikung dibandingkan dengan mobil tanpa ICT. Selain itu, frekuensi operasi rem berkurang sekitar 11 persen, sehingga meminimalisir kelelahan pengemudi dan rem aus.

Kedua pabrikan juga akan meningkatkan teknologi itu agar bisa berkomunikasi dengan sinyal lalu lintas menggunakan jaringan 4G atau 5G.

BERI KOMENTAR