HOME » BERITA » TEMBUS 300 KM, BERAPA LAMA CHARGING MOBIL LISTRIK HYUNDAI?

Tembus 300 Km, Berapa Lama Charging Mobil Listrik Hyundai?

Tentu butuh waktu lama untuk mengisi baterai mobil listrik Hyundai yang kapasitasnya cukup besar.

Senin, 09 November 2020 21:45 Editor : Cornelius Candra
Tembus 300 Km, Berapa Lama Charging Mobil Listrik Hyundai?
Hyundai Kona Electric (Hyundai)

OTOSIA.COM - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) tak main-main dalam menyambut era elektrifikasi di Tanah Air. Jumat pekan lalu (6/11), pabrikan asal Korea Selatan itu merilis 2 mobil listrik sekaligus, yakni Hyundai Ioniq dan Hyundai Kona Electric.

Menariknya, kedua mobil listrik tersebut memiliki daya tempuh yang terbilang jauh, hingga 373 km untuk Hyundai Ioniq dan Hyundai Kona Electric mencapai 345 km. Kemampuan ini tak terlepas dari kapasitas baterainya yang besar, masing-masing 38,3 kWh dan 39,2 kWh.

Tentu, dengan baterai besar, pengisian dayanya dari 0-100% relatif lama. Bonar Pakpahan, Product Expert HMID, menyebut bahwa pengisian Hyundai Ioniq dengan listrik di rumah menggunakan portable charger pada umumnya bisa mencapai 17 jam 30 menit, dan 19 jam untuk Hyundai Kona Electric.

1 dari 1 Halaman

Tapi, Hyundai bersama pemerintah dan mitra lainnya juga menyediakan fast-charging station di beberapa lokasi, salah satunya SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Dengan kapasitas 100 kW, pengisian baterai Hyundai Ioniq dan Hyundai Kona Electric dari 0-80% hanya butuh 54 menit.

Pabrikan asal Negeri Ginseng itu juga melengkapi seluruh jaringan dealer mereka dengan charging-station. Beberapa pusat perbelanjaan di sekitar Jabodetabek pun turut memiliki tempat pengisian daya baterai listrik yang bisa digunakan pengendara Hyundai Ioniq dan Hyundai Kona Electric.

Menariknya lagi, Hyundai juga menyediakan layanan Mobile Charging tanpa dipungut biaya alias gratis. Sistemnya, pemilik Hyundai Ioniq dan Hyundai Kona Electric cukup menghubungi call-center. Nantinya, ada mobil yang membawa "powerbank raksasa" untuk mengisi ulang daya baterai mobil listrik konsumen.

BERI KOMENTAR