HOME » BERITA » TERBAIK DI KELASNYA, INI PERBANDINGAN PWR YAMAHA AEROX DENGAN RIVALNYA

Terbaik di Kelasnya, Ini Perbandingan PWR Yamaha Aerox dengan Rivalnya

Yamaha Aerox memiliki PWR terbaik di kelasnya.

Jum'at, 13 November 2020 17:45 Editor : Cornelius Candra
Terbaik di Kelasnya, Ini Perbandingan PWR Yamaha Aerox dengan Rivalnya
All-new Yamaha Aerox Connected ABS (Otosia.com/ Cornelius Candra)

OTOSIA.COM - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengklaim bahwa all-new Yamaha Aerox Connected memiliki power-to-weight ratio (PWR) terbaik di kelasnya. Hal ini disebut bisa memberikan akselerasi yang baik serta meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Bagi Otolovers yang kurang familiar dengan istilah PWR, bisa mampir dulu ke artikel ini: Disebut Jadi Keunggulan Yamaha Aerox, Apa Itu Power to Weight Ratio?

1 dari 3 Halaman

Yamaha NMax

Pada artikel tersebut juga disebutkan bahwa PWR all-new Yamaha Aerox Connected non-ABS ialah 11,3 kW:122 kg= 0,093 kw/kg. Artinya, setiap 1 kW bertugas untuk menanggung motor seberat 0,093 kg, atau biasanya ditulis 1:0,093. Sedangkan pada versi ABS, dengan berati isi 125 kg, PWR-nya mencapai 1:0,0904.

Lantas, benarkah klaim pabrikan berlogo garpu tala tersebut? Sebagai perbandingan, bobot isi all-new Yamaha NMax Connected ABS mencapai 132 kg. Dengan demikian, PWR-nya sebesar 11,3kW/132kg= 1:0,086. Artinya, 1 kW mesin skutik gambot ini hanya bisa mengangkut 0,086 kg. Di tipe non-ABS sedikit lebih baik dengan PWR 1:0,087.

2 dari 3 Halaman

Honda PCX

Di pabrikan rivalnya, ada Honda PCX yang mengusung mesin 150 cc bertenaga 10,8 kW dan bobotnya mencapai 131 kg untuk tipe CBS dan ABS 132 kg. Dihitung dengan rumus tadi, PWR skuter ini mencapai 1:0,0824 dan 1:0,0818 di tipe ABS.

Sementara itu, Honda ADV mendapat asupan tenaga sebesar 10,7 kW untuk menggerakkan motor seberat 132 kg di tipe CBS dan ABS 133 kg. Dengan demikian, PWR skuter bergaya adventure ini sebesar 1:0,810 di tipe CBS dan ABS 1:0,080.

3 dari 3 Halaman

Honda ADV

Tapi, perlu diperhatikan bahwa PWR bukanlah satu-satunya faktor yang berpengaruh ke akselerasi. Selain itu, pabrikan tentu memiliki perhitungan tersendiri mengenai bobot dan tenaga mesin.

Normalnya, saat PWR semakin dekat dengan 1kW:1kg atau lebih, motor akan terasa melayang, seperti motor-motor yang berlaga di Moto3, Moto2, dan MotoGP. Tentu hal ini akan berdampak pada kenyamanan serta keselamatan berkendara di jalan raya.

BERI KOMENTAR