HOME » BERITA » TERJAWAB, KENAPA MOBIL DI TOL IRIT BBM

Terjawab, Kenapa Mobil di Tol Irit BBM

Sabtu, 19 Mei 2018 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto ilustrasi by Arup

OTOSIA.COM - Tol punya peran memperlancar laju lalu lintas kendaraan roda empat atau lebih, baik di sekitar perkotaan, maupun sebagai akses antar-wilayah.

Kelancaran arus perjalanan itu sering dikaitkan dengan hematnya konsumsi bahan bakar kendaraan. Dengan catatan, perjalanan ini benar-benar lancar, bukan tol yang juga macet karena padatnya arus lalu lintas.

Lantas apa hubungannya tol, akses lancar, dan hematnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM)?

Sales and Service Proxima, Harun Tanjung, membandingkannya ketika laju mobil terhambat oleh tanjakan atau sekadar polisi tidur.

Saat itu, mobil harus melewati rintangan, melawat sudut grafitasi yang membuat kerja mesin meningkat. Namun, peningkatan terjadi lantaran pengemudi merasa bahwa tenaga yang dihasilkan kurang.

Dalam penjelasan Harun, tenaga mesin dirasa kurang karena lambatnya udara untuk masuk dan melebur dalam proses kompresi.

Karena bensin tak kunjung terbakar akibat udara terlambat datang, tenaga seolah tidak terasa karena udara tidak masuk. Soalnya, mobil juga sedang dalam kondisi lambat.

"Kalau udara kurang, kita injak gas, suara mesinnya meraung. Kecepatan (penyesuaian udara ke kompresi) lambat, (tenaga) tidak mau naik," kata dia.

Berbeda dengan di jalan tol. Saat itu, pasokan udara melimpah karena mobil tengah melaju. Kompresi akan cukup dan mobil pun sudah melaju tanpa harus didorong putaran mesin awal. Istilahnya adalah sailing atau meluncur. "Kalau sudah kencang di tol, itu sudah irit," ujarnya.

Reporter : Dimas Wahyu

(kpl/why/tys)

BERI KOMENTAR