HOME » BERITA » TERJEBAK MACET, TIAP ORANG BISA KEHILANGAN UANG RP29 JUTAAN

Terjebak Macet, Tiap Orang Bisa Kehilangan Uang Rp29 Jutaan

Data statistik Sky Blue Credit menunjukkan bahwa rata-rata penduduk New York, Maryland, dan New Jersey harus kehilangan USD 2.000 atau Rp 29 jutaan (Kurs USD 1 = Rp 14.524) setiap tahun karena terjebak macet.

Rabu, 22 Mei 2019 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kemacetan di jalanan Amerika (Motor1)

OTOSIA.COM - Saat terjebak dalam kemacetan lalu lintas, para pengendara tak hanya rugi waktu tapi juga materi. Data statistik Sky Blue Credit menunjukkan bahwa rata-rata penduduk New York, Maryland, dan New Jersey harus kehilangan USD 2.000 atau Rp 29 jutaan (Kurs USD 1 = Rp 14.524) setiap tahun karena terjebak macet.

Melansir Zing, jumlah itu dikonversikan dengan waktu yang terbuang jika digunakan untuk bekerja. Apalagi jarak rumah ke tempat kerja mereka yang cukup jauh, membuat mereka menghabiskan banyak waktu.

Sky Blue Credit memperkirakan bahwa upah federal rata-rata sebesar USD 7,25 (Rp 105.306) per jam. Jika dijumlahkan dalam setahun, warga New York rata-rata butuh 11,9 hari untuk perjalanan dari rumah ke kantor dan sebaliknya. Jumlah tersebut menjadi 11,8 hari di Maryland dan 11,4 hari di New Jersey.

Berdasarkan gaji rata-rata, setiap warga New York bisa kehilangan USD 2.073 (Rp 30 jutaan) setahun karena kemacetan lalu lintas. Angka itu menjadi USD 2.054 (Rp 29,8 jutaan) di Maryland, dan USD 1.979 (Rp 28,7 jutaan) di New Jersey.

Penelitian Sky Blue Credit menghitung kerugian pada kesempatan kerja, bukan kerugian gaji dasar. Oleh karena itu, angka di atas adalah uang yang dapat dihasilkan pekerja jika mereka tidak kehilangan waktu menunggu di dalam mobil.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR