HOME » BERITA » TERKUAK RAHASIA TORSI INSTAN MOBIL LISTRIK YANG MELIMPAH

Terkuak Rahasia Torsi Instan Mobil Listrik yang Melimpah

Mobil listrik disebut memberikan sensasi berkendara yang berbeda dengan mobil berbahan bakar bensin. Sensasi itu datang dari torsi yang sudah terasa sejak putaran mesin nol.

Senin, 14 Desember 2020 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Terkuak Rahasia Torsi Instan Mobil Listrik yang Melimpah
Hyundai Kona listrik (Topspeed)

OTOSIA.COM - Beberapa negara sudah menetapkan target kapan mereka akan sepenuhnya menggunakan mobil listrik. Dengan begitu, mereka juga melarang penjualan mobil berbahan bakar internal alias mobil berbahan bakar bensin.

Mobil listrik dianggap lebih ramah lingkungan dengan emisi gas buang yang jauh di bawah mobil konvensional. Selain itu, rasa berkendara mobil listrik juga terasa berbeda. Ada sesnsai torsi yang terasa instan dan sudah terasa sejak putaran mesin (rpm) nol.

Pada mesin pembakaran internal, hal ini tidak bisa dicapai karena torsi maksimal dihasilkan dari gerakan piston yang memberikan gaya vertikal maksimal, mendorong setang piston dengan kuat dan menghasilkan torsi. Dengan demikian, torsi maksimal hanya bisa dirasakan pada putaran mesin tertentu dan tidak dihasilkan dengan instan.

Melansir laman resmi Hyundai Indonesia, di mobil listrik tidak ada gerakan vertikal mesin karena tanpa sistem pembakaran internal tapi sebuah motor listrik. Secara sederhana, motor listrik bekerja berkat voltase yang dikirimkan kepada unit tersebut. Ketika pedal gas diinjak, maka motor listrik akan menerima seluruh voltase dari baterai dan langsung melaju dengan kekuatan maksimal.

1 dari 1 Halaman

Voltase Menurun

Namun, voltase akan menurun ketika kecepatan semakin tinggi. Karena itu, motor listrik akan kehilangan tenaganya secara perlahan pada putaran tinggi. Namun, tenaga yang ada sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Melemah pada putaran atas pun bukan berarti tidak bisa dipacu. Motor listrik seperti pada Kona Electric dan Ioniq bisa dengan mudah berjalan santai pada kecepatan 100 km/jam dengan senyap dan nyaman.

Karena sifat torsinya tersebut lah, mobil listrik memiliki sensasi berkendara yang berbeda dibandingkan dengan mobil pembakaran internal.

Penulis: Arief Aszhari

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR