HOME » BERITA » TERMASUK INDONESIA, ROYAL ENFIELD RECALL 3 MODEL AKIBAT IGNITION COIL BERMASALAH

Termasuk Indonesia, Royal Enfield Recall 3 Model Akibat Ignition Coil Bermasalah

Royal Enfield menarik kembali 3 modelnya yang djiual di Asia Pasifik, termasuk Indonesia setelah ditemukannya masalah pada ignition coil.

Kamis, 20 Mei 2021 15:45 Editor : Nazarudin Ray
Termasuk Indonesia, Royal Enfield Recall 3 Model Akibat Ignition Coil Bermasalah
Royal Enfield Meteor ikut kena recall (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Royal Enfield baru saja mengumumkan recall. Penarikan tersebut menyusul adalah masalah pada ignition coil yang dapat menyebabkan misfiring, penurunan performa kendaraan dan dalam kasus yang sangat jarang terjadi, korsleting listrik.

Model yang direcall mencakup 190 unit Classic, Bullet dan Meteor 350. Dari jumlah tersebut, Royal Enfield menarik Meteor yang diproduksi dan dijual antara Desember 2020 dan April 2021, serta Bullet dan Classic yang diproduksi dan dijual antara Januari dan April 2021.

"Sepeda motor ini akan menjalani pemeriksaan dan jika memang ditemukan adanya isu mekanis, maka akan diberikan penggantian suku cadang. Kami memperkirakan bahwa hanya kurang dari 10 persen dari total sepeda motor ini akan memerlukan penggantian suku cadang," ujar Pihak Royal Enfield dalam keterangan resminya, Kamis (20/5/2021).

1 dari 1 Halaman

Royal Enfield Meteor belum lama diluncurkan di Indonesia

Tindakan penarikan proaktif ini akan berlaku untuk sepeda motor model Meteor, Classic, dan Bullet yang dipasarkan di India, Thailand, Indonesia, Filipina, Australia, dan Malaysia.

Pihak Royal Enfield dealer lokal akan menghubungi para pemilik kendaraan yang memiliki sepeda motor dengan nomor Identifikasi Kendaraan (VIN) dalam periode produksi yang disebutkan di atas.

"Pemilik kendaraan juga dapat secara proaktif menghubungi outlet Royal Enfield terdekat. Kami berkomitmen untuk segera menuntaskan tindakan penarikan kembali, dan pelanggan akan dihubungi secara proaktif melalui dealer setempat masing-masing," imbuh pihak Royal Enfield Asia Pasifik.

BERI KOMENTAR