HOME » BERITA » TERNYATA TUTUP JALAN UNTUK BALAP LARI LIAR ADA SANKSINYA, BISA DIDENDA MAKSIMAL RP1,5 MILIAR

Ternyata Tutup Jalan untuk Balap Lari Liar Ada Sanksinya, Bisa Didenda Maksimal Rp1,5 Miliar

Balap lari liar kini sedang marak. Tak jarang pelaksanaannya hingga menutup jalan.

Senin, 14 September 2020 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ternyata Tutup Jalan untuk Balap Lari Liar Ada Sanksinya, Bisa Didenda Maksimal Rp1,5 Miliar
Balap lari liar di Bogor (Liputan6.com/Hermann)

OTOSIA.COM - Bukan hanya balap mobil atau balap motor liar yang saat ini sedang marak. Di berbagai daerah, balap lari liar pun tengah banyak dilakukan.

Bahkan di berbagai platform media sosial banyak yang menunjukkan spesifikasii pebalap lari liar ini. Sebagaimana balap liar dilakukan, jalanan bisa mereka tutup saat melakukan balap lari liar.

Penutupan jalan itu bisa mengganggu pengguna jalan lain. Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, siapapun tidak boleh menutup jalan tanpa izin dari pihak berwenang.

1 dari 3 Halaman

Sambodo menegaskan bahwa ada sanksi pidana bagi siapapun yang turut serta dalam aksi balap lari yang mengakibatkan penutupan jalan. "Ada sebetulnya sanksinya itu," ungkapnya, dikutip dari laman Korlantas Polri.

Aturan penutupan jalan itu tertera dalam pasal 12 ayat 1 UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Pasal tersebut menyatakan sebagai berikut:

"Setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunnya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan."

2 dari 3 Halaman

Sedangkan sanksi bagi pelanggar bisa dipidana penjara maksimal 18 bulan atau denda maksimal Rp 1,5 miliar. Sanksi itu diatur dalam pasal 63 ayat 1 pada Undang-Undang yang sama. Pasal tersebut berbunyi seperti berikut:

"Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (!), dipidana dengan piadna penjara paling lama 18 (delapan belas) bulan atau denda paling banyak Rp 1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah)."

3 dari 3 Halaman

Tapi sejauh ini, para peserta balap lari liar kerap langsung membubarkan diri ketika polisi mendatangi lokasi mereka. Sambodo menegaskan pihaknya akan langsung membubarkan aksi balap lari liar jika mengetahuinya.

"Kalau untuk balap lari karena mereka waktunya hanya sebentar-sebentar, kadang kita datangi mereka sudah bubar gitu," tandasnya.

BERI KOMENTAR