HOME » BERITA » TERNYATA FUNGSI UTAMA REM BUKAN UNTUK BERHENTI, TAPI...

Ternyata Fungsi Utama Rem Bukan untuk Berhenti, Tapi...

Sering melakukan rem mendadak? Ini kebiasaan pengendara jaman sekarang. Meskipun lincah mengemudikan kendaraan, tapi belum tentu bisa menggunakan rem dengan baik.

Rabu, 24 Oktober 2018 22:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi rem motor (Wikohow)

OTOSIA.COM - Sering melakukan rem mendadak? Ini kebiasaan pengendara jaman sekarang. Meskipun lincah mengemudikan kendaraan, tapi belum tentu bisa menggunakan rem dengan baik.

Padahal jika salah melakukan pengereman, berpotensi mencelakakan diri sendiri dan orang lain. Instruktut Tifat Drive Labs, Eko Supriyono mengakui bahwa kebanyakan pengendara akan mengatakan fungsi rem hanya untuk menghentikan kendaraan.

"Lalu kami buktikan, apa benar jika ngerem, kendaraan itu akan langsung berhenti? Karena kecepatan 30 km/jam saja, kita rem dalam-dalam kendaraannya belum tentu berhenti, yang ada akan nyerosot, selip," ujar Eko saat dihubungi Liputan6.com.

Menurutnya, fungsi rem yang sebenarnya adalah untuk memperlambat dan menghentikan putaran roda saja.

"Kendaraannya belum tentu berhenti," katanya.

Teknik penggunaan rem motor ternyata bergantung pada laju kendaraan. Bila kecepatannya di bawah 30 km/jam, penggunaan rem belakang lebih disarankan. Namun bila kecepatan berada pada 30-80 km/jam, teknik yang disarankan ialah menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan.

"Jangan mengoptimalkan salah satunya. Saat laju motor pelan dalam kondisi jalanan yang licin, penggunaan rem depan justru berpotensi membuat pengendaranya terjatuh. Rem depan sebaiknya dioptimalkan ketika kecepatan motor di atas 80 km/jam sambil menekan rem belakang," tandasnya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR