HOME » BERITA » TERNYATA, HELM HARUS DIGANTI SETELAH TERKENA BENTURAN KERAS

Ternyata, Helm Harus Diganti Setelah Terkena Benturan Keras

Seringkali, setelah terjadi kecelakaan, kebanyakan orang tidak terlalu memeriksa kondisi helm. Padahal, ada kerusakan yang terjadi meski tidak terlihat secara kasat mata.

Senin, 04 Juni 2018 13:45 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi: Helm motor/ Rideapart.com

OTOSIA.COM - Satu-satunya pelindung kepala pengendara motor ialah helm, apalagi ketika terlibat kecelakaan. Maka, tak heran jika pihak pemerintah dan kepolisian sampai menetapkan aturan khusus untuk mengatur aksesori ini.

Seringkali, setelah terjadi kecelakaan, kebanyakan orang tidak terlalu memeriksa kondisi helm. Padahal, ada kerusakan yang terjadi meski tidak terlihat secara kasat mata.

Dikutip dari Iowa Injuried, setelah helm mengalami benturan, fungsi penyerapan tenaga apabila kembali terbentur tak akan seefektif sebelumnya. Hal itu disebabkan oleh adanya goresan atau pun penyok kecil.

Beberapa pabrikan memberikan pelayanan berupa pemeriksaan setelah produknya terlibat dalam kecelakaan. Jika memungkinkan, helm tersebut akan diperbaiki. Namun, apabila tidak, solusinya hanyalah menggantinya dengan yang baru.

Aturan yang sama juga berlaku setelah helm jatuh dengan keras. Biasanya, batas wajar ketinggiannya mencapai 1 meter. Namun, bila benturannya cukup signifikan, maka dianjurkan untuk membeli helm baru.

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR