HOME » BERITA » TERNYATA MITSUBISHI BEBERAPA KALI CAPLOK DEALER BRAND LAIN TERMASUK AUTO2000

Ternyata Mitsubishi Beberapa Kali Caplok Dealer Brand Lain Termasuk Auto2000

Jum'at, 01 Februari 2019 08:15 Editor : Nurrohman Sidiq
Dealer Mitsubishi (Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) bisa dibilang tengah menggeliat.

Mobil small MPV mereka, Xpander, sukses jadi jagoan baru di pasar kendaraan favorit Indonesia tersebut bahkan sempat menundukkan Avanza sebagai jawara di tahun 2018.

Namun cerita caplok-mencaplok pasar oleh Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia bukan cuma di jenis kendaraan.

Bagi masyarakat yang demam dengan isu Xpander vs Avanza mungkin akan jeli melihat kejanggalan hadirnya dua dealer besar dari dua merek yang menjadi induk kedua mobil tersebut secara berdampingan di pusat kota, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman.

Pihak Mitsubishi awalnya menjelaskan kalau keberadaan dua dealer secara berhimpitan adalah bentuk strategi merebut pasar.

"Mengenai dealer Nusantara yang posisinya sangat strategis di Jalan Sudirman Jakarta, itu memang bersebelahan dengan Auto2000, yang notabene dealer Toyota dan merupakan salah satu dealer terbesar di Jakarta juga. Apakah ini menjadi strategi? Sebetulnya tidak sengaja," kata Setia Hariadi, Head of Dealer Development Departement MMKSI.

Ia menyebutkan bahwa tidak berarti pihaknya harus menempel Toyota. Namun, ini lebih pada melihat potensi dari kawasan Sudirman.

"Okupansi dari employe di sana cukup besar. Kemudian fleet-fleet company, seperti multinasional company, Sinarmas, BNI, BCA, bisa dibilang delapan puluh persen headquarter adanya di Sudirman. Kami ingin menangkap kesempatan ini untuk meningkatkan ekspansi kami di area tersebut," kata dia.

Menariknya, Mitsubishi bisa berada di sana karena menguasai lahan Auto2000. Cerita ini pun bukan sekali dua kali terjadi.

"Kenapa di sana? Kebetulan itu eks dari Auto2000 karena di sana itu sembilan puluh persen okupansinya Japanese company. Kami punya hubungan kuat dengan Mitsubishi di sana. Kalau dibilang following Toyota, ya itu salah satu strategi juga, tetapi tidak mutlak seperti itu. Ya kami lihat potensi juga, seperti kompetitor di sana siapa saja," kata dia.

Menjadikan dealer brand lain sebagai dealer Mitsubishi bukan cuma terjadi pada Auto2000 di Sudirman. Beberapa dealer brand lain akan beralih menjadi daeler Mitsubishi.

"Delapan puluh persen dealer kami develop dari tanah kosong. Kami bangun dari baru dan itu banyak makan waktu, proses pembangunan bisa sampai 2 tahun. Hanya dua puluh persen itu switching dari brand yang sudah ada, tinggal melakukan mix up menjadi Mitsubishi Motor sesuai dengan standar. Ada beberapa brand besar juga yang akan bergabung dengan kami," kata dia.

Reporter : Nazarrudin Ray

 

(kpl/nzr/sdi)

BERI KOMENTAR