HOME » BERITA » TERNYATA TAMBAH KURSI DI MOTOR LANGGAR UNDANG-UNDANG

Ternyata Tambah Kursi di Motor Langgar Undang-Undang

Sabtu, 27 Oktober 2018 20:45 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi kursi tambahan (Youtube)

OTOSIA.COM - Seringkali terlihat sepeda motor matik yang mendapatkan kursi tambahan di bagain dek tengah (antara setir dan jok). Hal ini seringnya dilakukan oleh kaum ibu, agar anaknya bisa didudukkan di depan.

Namun, kursi tambahan itu sangat berisiko bagi keselamatan anak tersebut. Tak hanya itu, mengutip situs resmi Suzuki Indonesia, menambahkan kursi tambahan untuk menambah jumlah penumpang sama seperti melanggar UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Aturan tersebut menyatakan bahwa sepeda motor hanya untuk dua orang, yaitu pengendara dan satu penumpang.

Sayangnya hal ini masih banyak yang melakukan. Bahkan kursi tambahan ini banyak dijual bebas di toko pinggir jalan atau secara online.

Tak hanya berisiko bagi si anak, bagi pengendara juga sangat berisiko. Sebab bisa mengurangi keseimbangan pengendara.

Keberadaan kursi tambahan bisa mengurangi kemampuan pengendara menjaga keseimbangan saat bermanuver seperti berbelok.

Otolovers perlu ingat bahwa prinsip bersepeda motor adalah menjaga kestabilan atau keseimbangan si roda dua ketika melaju di atas aspal. Saat keseimbangan berkurang, maka otomatis risiko pengendara terjatuh dan akhirnya mengalami kecelakaan menjadi lebih besar.

 (kpl/tys)

BERI KOMENTAR