HOME » BERITA » TERNYATA TOYOTA C-HR HYBRID LEBIH LARIS DIBANDING VERSI BENSIN

Ternyata Toyota C-HR Hybrid Lebih Laris Dibanding Versi Bensin

Penjualan Toyota C-HR Hybrid ternyata lebih tinggi daripada versi bensin. Ini buktinya.

Jum'at, 24 April 2020 07:15 Editor : Cornelius Candra
Ternyata Toyota C-HR Hybrid Lebih Laris Dibanding Versi Bensin
Toyota C-HR Hybrid (Otosia.com/ Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Toyota C-HR menjadi satu-satunya model di segmen compact SUV yang menawarkan mesin hybrid. Meski demikian, penjualan tipe tersebut ternyata mengalahkan varian bensinnya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) 3 varian Toyota C-HR mencapai 32 unit. Capaian ini menunjukkan peningkatan dibanding periode sebelumnya yang hanya 27 unit.

Secara rinci, angka penjualan wholesales Toyota C-HR 1.8 AT mencapai 11 unit. Sedangkan varian dual-tone tanpa distribusi sama sekali atau 0 unit. Sedangkan kontribusi terbesar disumbangkan oleh Toyota C-HR Hybrid, mencapai 21 unit.

1 dari 1 Halaman

Padahal, harga Toyota C-HR Hybrid mencapai Rp542,29 juta untuk varian single-tone dan dual-tone Rp543,79 juta. Sedangkan Toyota C-HR 1.8 single-tone dibanderol Rp509,05 juta dan Rp510,55 juta untuk tipe dual-tone (OTR Jakarta).

Untuk urusan performa, Toyota C-HR 1.8 AT mengandalkan mesin bensin 4-silinder inline DOHC VVT-i 1.798 cc. Dapur pacu tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 141 ps dengan torsi 170 Nm.

Sementara itu, Toyota C-HR Hybrid mendapat asupan tenaga yang lebih kecil, hanya 100 ps dengan torsi maksimum 142 Nm. Performa tersebut dihasilkan oleh kombinasi mesin bensin 1.798 cc dengan motor listrik Atkinson Cycle.

BERI KOMENTAR