HOME » BERITA » TESLA KEMBALI MERUGI, TEMBUS RP5,7 TRILIUN

Tesla Kembali Merugi, Tembus Rp5,7 Triliun

Peningkatan penjualan Tesla tak cukup menutup kerugiannya.

Senin, 29 Juli 2019 17:15 Editor : Cornelius Candra
Tesla Kembali Merugi, Tembus Rp5,7 Triliun
Tesla (Reuters.com)

OTOSIA.COM - Pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla mencatatkan rekor baru. Hanya saja, penjualan mereka belum cukup untuk menutupi kerugian yang melanda pada tahun 2019 ini.

Dalam laporan pendapatan triwulanan ke-2 yang dirilis oleh produsen mobil listrik asal Amerika Serikat ini, terungkap bahwa Tesla kehilangan USD408 juta atau setara Rp5,7 triliun pada kuartal kedua 2019. Di sisi lain, angka itu punya nilai positif. Jumlah yang mereka bukukan jauh lebih baik dibanding periode yang sama setahun lalu.

Pada 2018, Tesla mengalami kerugian $718 juta (Rp10 triliun). Dan bila digabungkan dengan pendapatan sebesar $6,35 miliar (Rp88 triliun), artinya ada peningkatan 59 persen (Kurs USD1 = Rp14 ribu).

Tesla menghabiskan sejumlah besar uang tunai untuk ekspansi globalnya. Mereka sangat agresif ke Cina dan pembangunan pabrik mobil listrik di Shanghai. Selain itu, Tesla mempercepat pengembangan Model Y sebelum sampai ke tangan pelanggan pada akhir 2020. Tak hanya itu, model pikap listriknya yang pertama juga butuh dana besar.

1 dari 1 Halaman

Target Tak Terpenuhi

Tesla Kembali Merugi, Tembus Rp5,7 TriliunTarget Tak Terpenuhi

Mengutip dari Liputan6.com, menurut USA Today, kerugian dan pendapatan Tesla untuk kuartal kedua tahun ini lebih baik daripada Q2 2018. Namun ada beberapa target yang tidak terpenuhi.

Sebelumnya menurut analis dari S&P Global Market Intelligence, pendapatan kuartal kedua diprediksi berada pada $6,44 miliar (Rp89 triliun). Sedangkan rugi bersih yang dialami Tesla sebesar $298 juta (Rp4,1 triliun). Akibatnya harga saham turun 11,1 persen.

Awal bulan ini, Tesla mengonfirmasikan dapat mencetak rekor penjualan 95.200 unit mobil listrik pada kuartal kedua, lonjakan 134 persen dari tahun sebelumnya. Model 3 menyumbang 72.531 unit, 3 sementara penjualan Model S dan Model X berjumlah 17.650, turun 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR