HOME » BERITA » TESLA SEDANG CARI ORANG UNTUK BANTU 'BELA' CEO TESLA ELON MUSK DI TWITTER

Tesla Sedang Cari Orang untuk Bantu 'Bela' CEO Tesla Elon Musk di Twitter

CEO Tesla Elon Musk memilik pengikut di media sosial sangat besar. Media sosial menjadi saluran Elon Musk untuk bisa berkomunikasi dengan publik, tapi tak jarang publik memberikan kritikan untuk bos Tesla itu.

Jum'at, 22 Januari 2021 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
Tesla Sedang Cari Orang untuk Bantu 'Bela' CEO Tesla Elon Musk di Twitter
CEO Tesla Elon Musk (Carscoops)

OTOSIA.COM - CEO Tesla Elon Musk dikenal sebagai bos yang cukup sering bermain media sosial memakai akun pribadinya. Musk juga tampaknya tak memakai bantuan profesional untuk mengelola akunnya.

Selain memberikan informasi produknya baik Tesla atau perusahaan lain miliknya, dia juga kerap berinteraksi dengan para pengguna media sosial lain. Tapi tak jarang, publik memberikan kritik pedas untuk Elon Musk ataupun Tesla.

Memang, akun pribadi Elon Musk akhirnya menjadi saluran utama untuk berinteraksi dengan publik, sejak departemn Public Relation Tesla ditutup tahun lalu. Rupanya kini Tesla juga butuh tenaga untuk membantu mengelola urusan 'interaksi' dengan publik melalui media sosial.

1 dari 5 Halaman

Dilansir dari Business Insider, Tesla kini diketahui sedang mencari seseorang yang bisa membantu Musk mengelola akunnya. Lowongan itu tertulis 'spesialis' yang mana pada deskripsi dijelaskan bahwa posisi Tesla Energy Support Specialist itu juga untuk menangani eskalasi media sosial yang ditujukan kepada CEO.

Deskripsi pekerjaan sebelum diubah (Carscoops)

Tapi kemungkinan besar, tugas itu kemungkinan tidak hanya menangani eskalasi yang ditujukan langsung kepada CEO, tapi juga komplain kepada perusahaan. Pasalnya, kini pada pengumuman pembukaan lowongan pekerjaan itu, kalimat eskalasi kepada CEO sudah diganti.

Deskripsi pekerjaan setelah diganti (Tangkapan layar laman Tesla.com)

2 dari 5 Halaman

Sementar aitu, banyak orang khususnya penggemar Tesla setuju bahwa departemen layanan pelanggan memang dibutuhkan. Memperkerjakan seseorang untuk peran seperti ini kemungkinan bisa membantu tetapi pada kenyataannya, Tesla perlu lebih aktif di media sosial untuk emnanggapi dan menyelesaikan keluhan, masalah dan pertanyaan pelanggan.

Tesla tidak pernah sepenuhnya menjelaskan mengapa mereka membubarkan departemen Public Relation. Berbicara soal media sosial Elon Musk, belum lama ini pengguna Twitter asal Indonesia @trickyinvestor juga berusaha berinteraksi dengan Musk. Hanya saja kali ini bukan persoalan produk Tesla, melainkan mempertanyakan kapan Tesla mulai bekerja sama dengan Indonesia.

3 dari 5 Halaman

Ultimatum Warga +62 untuk CEO Tesla Elon Musk

Kabar kerja sama Indonesia dengan Tesla itu juga memengaruhi sentimen pasar. Beberama emiten pertambangan pun terimbas dengan kabar perkembangan industri mobil listrik Tanah Air. Para pemain saham ritel pun bersemangat untuk berinvestasi.

Tapi rupanya, beberapa harga saham sejumlah emiten pertambangan itu sempat nyangkut alias tak mau naik beberapa hari lalu. Hal itu membuat para pemain saham ritel gemas.

(c) Twitter/trickyinvestor

Di media sosial Twitter, warganet pun membuat cuitan berisi ultimatum yang ditujukan kepada Bos Tesla Elon Musk. Cuitan itu terkesan serius tapi juga terkesan bercanda.

 

4 dari 5 Halaman

Akun tersebut juga kemudian kembali membalas cuitan sebelumnya dengan menjabarkan kondisi yang baru-baru ini sedang disoroti. Pasalnya, beberapa orang ternyata tak segan untuk meminjam uang melalui pinjaman online demi membeli saham emiten yang dirasa sangat menguntungkan di masa yang akan datang jika Tesla benar-benar hadir di Indonesia.

(c) Twitter/trickyinvestor

"Dear om @elonmusk, u hace to came to this beautiful country, because there is some people did crazy things by minjem duit pinjol n makai uang nikah to haka saham-related-to-batere, so datanglah atau kami santet?!?" cuit akun tersebut.

Pengguna Twitter lain juga rupanya tak mau kalah memberikan ultimatum. Terlepas dari serius atau tidak, cuitan mereka cukup menghibur juga.

"Kalo gak kesini kesini, kita boikot Tesla dan colokin pakai charger vivan," cuit @taufichhilman

5 dari 5 Halaman

BERI KOMENTAR